BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Bintan

  • 04 Mei 2026 13:50 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah Kabupaten Bintan pada periode 1 - 8 Mei 2026. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur.

“Banjir rob ini dipengaruhi oleh fase bulan purnama yang terjadi pada awal Mei. Gravitasi bulan meningkatkan ketinggian muka air laut sehingga berpotensi menimbulkan genangan di wilayah pesisir,” ujar Fadris, prakirawan BMKG Tanjungpinang, Senin, 4 Mei 2026.

Meski demikian, potensi banjir rob tidak diperkirakan terjadi di wilayah Tanjungpinang. Di sisi lain, BMKG juga menyampaikan bahwa Kepulauan Riau (Kepri) saat ini berada dalam kategori “waspada” terkait potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

“Walaupun levelnya rendah, masyarakat tetap harus berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang cukup signifikan,” ujarnya.

Peningkatan curah hujan di wilayah ini dipengaruhi oleh karakteristik iklim lokal yang cenderung mengalami hujan sepanjang tahun, khususnya di Pulau Bintan. Selain itu, faktor lain, seperti perubahan suhu dan tekanan udara, pola angin, serta fenomena global seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan.

“Secara umum, Pulau Bintan memiliki pola hujan sepanjang tahun. Selain faktor lokal seperti suhu dan tekanan udara, saat ini juga terdapat pengaruh MJO yang meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian barat,” ucap Fadris.

BMKG memperkirakan intensitas hujan di wilayah Kepri akan meningkat dalam 2 hingga 3 hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan tanda-tanda cuaca seperti langit gelap dan awan tebal yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....