May Day, Pemkab Lamongan Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Buruh

  • 01 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen dalam memprioritaskan kesejahteraan buruh sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam kegiatan malam refleksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis 30 April 2026, di halaman Kantor Dinas Ketenagakerjaan Lamongan.

Kegiatan malam refleksi yang diinisiasi oleh serikat buruh ini menjadi pembuka rangkaian peringatan May Day di Lamongan. Selain sebagai ajang kebersamaan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk merefleksikan perjuangan buruh dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan.

Dalam sambutannya, Mas Dirham menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh tidak sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat bahwa perjuangan buruh berlangsung secara berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi peringatan May Day di Lamongan yang selama ini berlangsung aman, tertib, serta menjadi ruang penyampaian aspirasi secara konstruktif.

“Buruh di Lamongan tidak hanya pekerja industri, tetapi juga petani dan nelayan yang menjadi mayoritas. Mereka adalah pahlawan daerah yang berkontribusi besar terhadap pembangunan,” ujarnya.

Mas Dirham menyebutkan, kontribusi buruh turut mendorong pertumbuhan ekonomi Lamongan yang pada tahun 2025 mencapai 5,4 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 76,81, masuk kategori tinggi dan melampaui rata-rata Jawa Timur.

Dalam aspek perlindungan, Pemkab Lamongan terus memperluas cakupan jaminan sosial dan kesehatan melalui program BPJS. Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap menempatkan kesejahteraan buruh sebagai prioritas utama.

“Malam refleksi ini menjadi pengingat bahwa upaya mewujudkan kesejahteraan buruh yang adil harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, akan terus hadir dan memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan bersifat inklusif, dengan buruh sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan SDM. “Komitmen kami jelas, kesejahteraan buruh adalah bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....