Gubernur Minta Masyarakat Terlibat Aktif dalam Proyek Hilirisasi Perkebunan
- 30 Apr 2026 10:25 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Masohi - Seiring dimulainya proyek hilirisasi perkebunan di Kabupaten Maluku Tengah, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi penonton. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri groundbreaking industri pengolahan kelapa dan pala di Desa Liang Awaiya pada Rabu, 29 April 2026.
Gubernur Hendrik menekankan, stabilitas keamanan dan iklim sosial yang kondusif adalah fondasi utama bagi keberlangsungan investasi. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan yang aman agar para investor merasa nyaman dalam mengembangkan industri di wilayah Maluku Tengah.
Selain keterlibatan tenaga kerja, Gubernur memberikan peringatan keras kepada pihak perusahaan, khususnya PTPN, terkait tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility). Ia meminta agar program CSR benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga sekitar, bukan sekadar laporan formalitas.
“Kalau sudah untung, jangan lupa masyarakat. CSR harus nyata dampaknya, sehingga masyarakat merasa memiliki dan menjadi bagian dari kemajuan industri ini,” ujar Gubernur di hadapan jajaran pimpinan PTPN I Regional VIII Awaiya dan pejabat daerah yang hadir.
Dengan adanya kemitraan yang kuat antara industri dan petani lokal, Awaiya diproyeksikan akan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru. Diharapkan, kehadiran pabrik ini memberikan kepastian harga bagi petani dan menciptakan ekosistem usaha yang sehat bagi masyarakat di wilayah Maluku Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....