Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani Diangkat Jadi Dewan Pelindung Aseti
- 29 Apr 2026 17:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Asosiasi Seniman Tari Indonesia (Aseti) Surakarta mengukuhkan kepengurusan baru bertepatan dengan Hari Tari Sedunia di Pendhapi Balai Kota pada Rabu, 29 April 2026.
Pada pengukuhan kepengurusan ini, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani diangkat menjadi Dewan Pelindung. Dalam sambutannya Astrid sangat mengapresiasi kehadiran Aseti yang selalu konsisten mengembangkan dan memajukan seni tari di Indonesia maupun Surakarta.
Dikatakan Astrid Widayani juga, bahwa seni tari di Kota Bengawan terus dilestarikan. Hal itu terbukti dengan banyaknya sanggar-sanggar yang masih aktif dalam pengembangan seni tari sendiri. Ke depan dirinya berharap bahwa tari tidak sekedar seni yang dikembangkan tetapi menjadi sendi-sendi kehidupan.
"Banyak sekali sanggar-sanggar seni dan sanggar tari yang ada di Kota Surakarta yang ini akan kami kemas sedemikian rupa, tidak hanya sebagai ruang untuk anak-anak kita generasi penerus untuk lebih menghargai seni tari saja, tetapi bagaimana menjadikan seni tari ini sebagai bagian dari sendi kehidupan," kata Astrid Widayani.
Dengan banyaknya sanggar ataupun sekolah-sekolah seni di kota Surakarta, Astrid Widayani juga berharap bisa membuat para seniman tari semakin dikenal tidak hanya dikancah nasional, tapi juga internasional.
Ditambahkan Astrid Widayani, dengan kehadiran Solo Menari 2026, bisa tercipta gagasan-gagasan strategis terkait pengembangan seni tari berbasis ekonomi kreatif.
"Kami berharap lahir gagasan strategis terkait pengembangan seni tari berbasis ekonomi kreatif, termasuk dalam penguatan branding, digitalisasi karya serta perlindungan hak cipta bagi para seniman. Kami percaya bahwa kemajuan kota ini tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan budayanya," katanya menambahkan.
Pemerintah Kota Surakarta terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan seni dan budaya termasuk melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, komunitas, dan para pelaku industri kreatif. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....