Dishub Bengkalis Pastikan 5 Kapal RoRo Siaga saat Idul Adha

  • 29 Apr 2026 15:32 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis memastikan pelayanan penyeberangan RoRo Bengkalis tetap berjalan normal dengan dukungan lima kapal selama momen Idul Adha 1447 Hijriah mendatang.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, mengatakan pola operasional tidak mengalami perubahan, yakni empat kapal beroperasi setiap hari dan satu kapal dalam kondisi siaga (standby).

“Sejauh ini belum ada pengaturan khusus untuk pelayanan RoRo Bengkalis saat Idul Adha. Tetap dilayani empat kapal dan satu kapal standby,” ujar Edi, Rabu, 29 April 2026.

Meski demikian, Dishub tetap akan melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi antrean kendaraan di pelabuhan. Jika terjadi lonjakan penumpang, pengaturan antrean akan diberlakukan guna menjaga kelancaran arus penyeberangan.

“Kalau nanti terjadi kepadatan, kita lakukan pengaturan antrean saja agar tetap tertib dan lancar,” tambahnya.

Edi juga mengungkapkan, hingga memasuki bulan Mei 2026, seluruh kapal masih dalam kondisi operasional dan belum ada yang menjalani docking tahunan maupun perawatan rutin.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah menyurati seluruh pengelola kapal untuk memastikan jadwal docking masing-masing armada tidak berlangsung secara bersamaan.

“Kami sudah mulai menyurati pengelola kapal untuk mengecek jadwal docking. Jika ada yang hampir bersamaan, akan kita diskusikan dan atur ulang jadwalnya,” jelasnya.

Menurutnya, pengaturan jadwal docking sangat penting agar tidak terjadi kekurangan armada yang dapat mengganggu pelayanan penyeberangan.

“Kalau ada dua kapal yang jadwal docking-nya bersamaan, kita minta salah satunya menunda terlebih dahulu. Ini agar pelayanan tetap optimal,” tegas Edi.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Edi memperkirakan kapal yang lebih dulu menjalani docking adalah KMP Mutiara Pertiwi, sementara kapal lainnya akan menyusul secara bertahap hingga akhir tahun.

“Sementara untuk kapal Seirea Domar yang baru beroperasi tahun ini, diperkirakan akan menjalani docking pada Oktober mendatang, mengikuti jadwal sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, durasi pelaksanaan docking umumnya berkisar antara satu hingga satu setengah bulan. Dengan pengaturan yang tepat, seharusnya tidak terjadi jadwal docking yang bersamaan.

Namun demikian, Dishub tetap melakukan langkah antisipasi guna menghindari terulangnya kondisi tahun lalu, di mana beberapa kapal hampir bersamaan menjalani docking sehingga berdampak pada keterbatasan armada.

“Kita tidak ingin kejadian tahun lalu terulang. Maka dari itu, pengaturan jadwal docking ini menjadi perhatian serius,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....