Penguatan Nilai Keislaman Bagi Aparatur Desa di Darul Imarah

  • 29 Apr 2026 00:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Upaya penguatan nilai-nilai keislaman dalam tata kelola pemerintahan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Adapun setelah sukses diterapkan di kalangan pelajar melalui program Beut Kitab Bak Sikula, kini inisiatif tersebut diperluas menyasar aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan hingga Gampong (Desa).

Implementasi program tersebut mulai dijalankan di Darul Imarah, melalui kegiatan Pengajian Rutin bagi Aparatur Pemerintahan Gampong se-kecamatan, yang digelar di Gedung UDKP Darul Imarah, pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan aparatur berbasis nilai religius dan integritas.

Camat Darul Imarah, Muhammad Basir menegaskan bahwa program pengajian ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang diinisiasi oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris, bersama Wakil Bupati Syukri A Jalil dalam memperkuat pendidikan Islam, di seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga kita sebagai aparatur pemerintahan. Melalui pengajian rutin ini, diharapkan terbentuk aparatur yang berintegritas, disiplin, dan memiliki pemahaman keislaman yang baik,” ujar Basir dalam arahannya.

Menurutnya, meskipun sistem pelaksanaan di kalangan aparatur berbeda dengan di sekolah, esensi dari program tetap sama, yakni memperkuat pemahaman agama sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh aparatur kecamatan, perangkat gampong, serta unsur Tuha Peut untuk mengikuti kegiatan tersebut secara konsisten. Pengajian ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari unsur ulama. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Kecamatan Darul Imarah, Agus Setiawan Jamal, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Ia menilai, penguatan pemahaman agama merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap muslim, termasuk aparatur pemerintahan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.

“Mempelajari ilmu agama adalah kewajiban sepanjang hayat. Pemahaman yang baik terhadap ibadah seperti shalat, puasa, dan zakat akan berdampak pada kualitas kehidupan pribadi maupun sosial,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolsek Darul Imarah Firmansyah serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Darul Imarah Rusli, yang menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan. Dengan pelaksanaan program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap terbentuk aparatur yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan berintegritas kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....