Ratusan Siswa SMP di Jombang Segera Ikuti TKA Susulan
- 27 Apr 2026 21:41 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Ratusan siswa SMP di Kabupaten Jombang dijadwalkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan setelah sebelumnya tidak dapat mengikuti ujian utama tahun 2026.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mencatat sebanyak 224 siswa tidak mengikuti TKA utama dengan berbagai alasan. Seluruhnya telah dimasukkan dalam daftar nominasi tetap (DNT) untuk mengikuti ujian susulan, meskipun kepastian keikutsertaan masih menunggu hasil evaluasi.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Jombang, Eko Sisprihantono, menyampaikan pelaksanaan ujian susulan direncanakan berlangsung pada 11 hingga 17 Mei mendatang. Sebelumnya, proses verifikasi masih dilakukan terhadap data dan alasan ketidakhadiran peserta.
“Peserta yang tidak hadir sudah masuk dalam daftar untuk susulan. Namun saat ini masih dalam tahap penelaahan, sehingga belum dapat dipastikan semuanya bisa mengikuti ujian tersebut,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.
Ia menjelaskan, ketidakhadiran peserta disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi kesehatan hingga kendala teknis selama pelaksanaan ujian. Beberapa siswa dilaporkan sakit, sementara lainnya menghadapi situasi khusus seperti keterlibatan dalam proses hukum.
Selain itu, gangguan teknis juga menjadi kendala yang cukup banyak ditemukan. Mulai dari token ujian yang tidak muncul, gangguan jaringan internet, hingga permasalahan pada perangkat komputer yang digunakan saat ujian berlangsung.
Terdapat pula kasus peserta yang tidak menyelesaikan ujian karena waktu habis atau sistem yang menyebabkan peserta keluar secara otomatis. “Di sisi lain, beberapa siswa diketahui mengundurkan diri, bepergian ke luar kota, atau mengikuti kegiatan organisasi pada saat ujian berlangsung,” jelasnya.
Proses pengajuan ujian susulan, lanjut Eko, harus melalui tahapan administratif yang berjenjang. Sekolah terlebih dahulu melaporkan kendala, melengkapi dokumen pendukung, melakukan verifikasi internal, kemudian mengajukan ke dinas untuk mendapatkan persetujuan.
Ia berharap seluruh siswa yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti ujian susulan sehingga hak akademiknya tetap terpenuhi. “Kami berharap semua siswa yang terkendala bisa difasilitasi mengikuti susulan, agar mereka tetap memiliki kesempatan yang sama,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....