Tingkatkan Kapasitas, BPBD Pandeglang Uji Efektivitas Alat Evakuasi
- 26 Apr 2026 19:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang menggelar serangkaian kegiatan simulasi evakuasi dan pelatihan dasar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 pada Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesiapan respons personil dalam melakukan evakuasi secara terencana. Selain pelatihan, BPBD-PK juga melakukan pengetesan terhadap seluruh sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana yang dimiliki daerah.
Kepala Pelaksana BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan HKB yang berlokasi di halaman Kantor BPBD-PK ini mencakup edukasi kebencanaan, penyebarluasan informasi, hingga simulasi langsung di lapangan. Hal ini dilakukannya untuk mengukur sejauh mana efektivitas sistem komunikasi peringatan dini serta peralatan evakuasi yang ada.
"Kami melaksanakan simulasi evakuasi dan pelatihan dasar untuk meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus menilai kesiapan respon dari masyarakat dalam evakuasi terencana," kata Riza, Minggu 26 April 2026.
Menurut Riza proses evaluasi ini penting guna mengidentifikasi kekurangan pada perlengkapan tanggap darurat sebelum bencana benar-benar terjadi. BPBD-PK juga menitikberatkan pada kerja sama lintas sektor guna memastikan jalur evakuasi dan titik kumpul berfungsi optimal.
Dengan simulasi yang dilakukan secara rutin, Riza berharap para personil di lapangan akan lebih sigap dan familiar dengan langkah-langkah penyelamatan yang harus diambil saat sistem peringatan dini berbunyi. "Kami juga mengkaji efektivitas sarana pendukung seperti sistem komunikasi peringatan dini dan peralatan evakuasi lainnya. Koordinasi dengan instansi terkait di tingkat daerah terus kami evaluasi agar penanggulangan bencana lebih optimal," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BPBD-PK berupaya menyempurnakan prosedur operasional standar (SOP) penanggulangan bencana di Pandeglang. Penilaian terhadap respon individu, keluarga, hingga komunitas menjadi tolok ukur keberhasilan BPBD-PK dalam program mitigasi yang selama ini dijalankan.
Kesiapan alat dan ketangkasan personil diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah tingginya potensi ancaman bencana di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....