Bangka Dapat Tambahan PAD 10 Persen dari Listrik Smelter PT MBS
- 25 Apr 2026 15:18 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah daerah Bangka mendapatkan tambahan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor energi, seiring mulai beroperasinya smelter baru milik PT Mitra Bangka Semesta (MBS) di kawasan industri Jelitik, Sungailiat, Bangka.
Kontribusi tersebut berasal dari penggunaan listrik PLN pabrik smelter yang disebut memberikan dampak sekitar 10 persen terhadap penerimaan daerah.
“Penggunaan listrik PLN pabrik smelter, itu dibayarkan ke PLN, PLN kemudian memberikan ke daerah 10 persennya, kalau pabrik mengeluarkan hampir Rp3 miliar per bulan, maka 10 persennya, sekitar Rp300 juta per bulan untuk PAD,” ucap Bupati Bangka Fery Insani, Jumat, 24 April 2026.
Peningkatan PAD ini menjadi salah satu dampak ekonomi dari hadirnya industri pengolahan mineral berskala besar di Bangka. Konsumsi listrik yang tinggi dari kegiatan operasional smelter turut berkontribusi pada skema penerimaan daerah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk pajak dan retribusi terkait pemanfaatan energi.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi lokal di tengah upaya peningkatan investasi di Bangka.
“Biaya listrik pabrik smelter per bulan hampir mencapai Rp3 miliar, karena cukup besar listrik yang digunakan untuk operasional pabrik,” kata Komisaris PT MBS Wanto.
Pihaknya berkomitmen, perusahaan yang berdiri, tidak hanya memberikan dampak positif bagi daerah, tetapi juga harus kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....