Harga Kopi Bengkulu Masih Tinggi, tapi Kualitas Jadi Tantangan Besar

  • 24 Apr 2026 16:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga kopi di Provinsi Bengkulu pada periode April terpantau masih relatif stabil dengan tren yang cukup tinggi. Untuk kopi robusta asalan berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram, sementara robusta premium mencapai Rp90 ribu per kilogram.

Pada produk olahan, bubuk robusta asalan dijual sekitar Rp120 ribu per kilogram dan bubuk robusta premium menyentuh Rp190 ribu per kilogram. Sementara itu, kopi arabika dalam bentuk green beans dipatok Rp125 ribu per kilogram dan bubuknya mencapai Rp250 ribu per kilogram.

Sub Koordinator PPHP Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Yuhan Syahmeri, mengatakan harga yang masih tinggi ini harus diimbangi dengan kualitas produksi. Menurutnya, kualitas menjadi faktor penting agar kopi Bengkulu tetap memiliki daya saing di pasar.

Ia mengingatkan petani di daerah sentra produksi seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Utara untuk lebih memperhatikan perawatan tanaman. Selain itu, pola panen juga harus diperbaiki mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi kualitas hasil panen.

Secara nasional, petani dianjurkan untuk menerapkan sistem panen petik merah, yakni memanen buah kopi yang telah matang sempurna. Metode ini dinilai mampu menjaga kualitas biji kopi sehingga harga jual di pasar tetap stabil.

Namun, di lapangan sistem petik merah masih belum banyak diminati oleh pembeli di Bengkulu. Kondisi ini membuat banyak petani masih menggunakan sistem panen petik asal demi menyesuaikan permintaan pasar.

Situasi ini menjadi tantangan bagi petani dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas kopi daerah. Diharapkan ke depan, kualitas dan daya saing kopi Bengkulu dapat terus meningkat sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....