Kemenag Kaur Targetkan 2026 Sebagai Satuan Kerja Berpredikat WBK

  • 23 Apr 2026 15:36 WIB
  •  Bintuhan

RRI. CO. ID, Bintuhan - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Lukman, S.Ag., M.H., memaparkan secara komprehensif program unggulan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi seluruh satuan kerja untuk menyampaikan capaian, inovasi, serta rencana program kerja ke depan.

Rakerwil yang berlangsung di Grage Hotel tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan Kementerian Agama se-Provinsi Bengkulu. Forum ini dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi dan konsolidasi guna menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat provinsi hingga kabupaten.

Dalam paparannya, Lukman menegaskan bahwa seluruh program unggulan yang dirancang oleh Kementerian Agama Kabupaten Kaur telah diselaraskan dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam Asta Protas Menteri Agama Republik Indonesia. Penyelarasan ini dinilai penting agar arah pembangunan di daerah tetap sejalan dengan visi dan misi pemerintah pusat dalam bidang keagamaan.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah komitmen kuat dalam pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, seperti penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, peningkatan sistem pengawasan internal, serta optimalisasi pelayanan publik berbasis transparansi dan profesionalitas.

“Target kami adalah mewujudkan Kemenag Kabupaten Kaur sebagai satuan kerja berpredikat WBK, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keagamaan semakin meningkat. Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh aparatur dalam menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucapnya.

Selain itu, Kementerian Agama Kabupaten Kaur juga mengusung Program Kampung Zakat sebagai salah satu program unggulan dalam pemberdayaan ekonomi umat. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat agar lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui Program Kampung Zakat, kita harapkan terwujud kemandirian ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, serta masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang lebih produktif dan berdaya saing," tuturnya.

Dengan pemaparan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Kaur menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan program kerja Kementerian Agama secara menyeluruh. Rakerwil ini pun diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program keagamaan yang lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....