HUT ke-13 PALI Jadi Momentum Penguatan Transformasi Daerah

  • 23 Apr 2026 06:42 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, PALI - Perayaan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah pembangunan daerah. Peringatan yang digelar melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD PALI, Rabu, 22 April 2026, dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Tahun ini, peringatan HUT PALI mengusung tema “Kompak Bergerak Berdampak” sebagai refleksi pembangunan yang menitikberatkan pada pemerataan dan kualitas pertumbuhan daerah. Tema tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi pembangunan.

Bupati PALI Asgianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi berkontribusi dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Herman Deru menilai PALI mengalami perkembangan signifikan sejak berdiri sebagai daerah otonom. Ia menyebut wilayah tersebut kini memiliki posisi strategis dengan tingkat mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

Menurutnya, potensi sektor pertambangan, pertanian, dan konektivitas transportasi menjadi modal utama pembangunan. PALI dinilai memiliki peluang tumbuh sebagai kawasan ekonomi baru di Sumatera Selatan.

“PALI memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan strategis,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya memperkuat konektivitas guna mendukung daya saing daerah.

Gubernur juga mendorong optimalisasi sarana transportasi, termasuk pengembangan bandara dan moda pendukung lainnya. Infrastruktur yang terintegrasi dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan mobilitas masyarakat.

Selain itu, Herman Deru mengingatkan agar pengelolaan anggaran daerah dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. APBD diharapkan mampu menjadi instrumen pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda melalui program kewirausahaan. Upaya tersebut dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru turut menekankan peran perempuan dalam upaya percepatan penanganan stunting. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini menuju Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutannya, ia menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....