ASN Pemkot Kediri Berkebaya Cantik Warna-Warni di Hari Kartini
- 22 Apr 2026 04:48 WIB
- Kediri
Poin Utama
- ASN Pemkot Kediri Berkebaya di Hari Kartini
- Simbol semangat perjuangan, kesetaraan, kemajuan dalam pelayanan publik
RRI.CO.ID, Kediri – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kediri, Jawa Timur mengenakan kebaya cantik dan anggun dalam balutan busana tradisional warna-warni di Hari Kartini, Selasa, 21 April 2026. Ini sebagai wujud penghormatan terhadap semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan hak-hak perempuan di Indonesia.
“Kami berkebaya lengkap sebagai simbol nasionalisme. Meskipun tidak berseragam dinas, kami tetap menjalankan tugas pelayanan publik tentunya,” kata Dwi, Karyawan Bagian Pemerintahan Kota Kediri, Selasa sore.
Menurutnya, kebaya di Hari Kartini adalah simbol semangat perjuangan, kesetaraan, kemajuan yang diimplementasikan dalam pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tidak dipungkiri bahwa tujuan utama ASN mengenakan kebaya setiap tanggal 21 April adalah untuk menghormati dan mengenang jasa R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan, namun rasa bangga terhadap identitas bangsa turut hadir dalam jiwa masing-masing pegawai. Rasa nasionalisme sebagai abdi negara saat berinteraksi dengan warga adalah sesuatu yang tak ternilai.
Senada dengan Dwi, Putri yang juga merupakan Karyawan Bagian Pemerintahan Kota Kediri meyakini bahwa berkebaya di Hari Kartini merupakan wujud nyata pelestarian budaya asli Indonesia.
“Masyarakat umum yang kami layani sebagian adalah generasi muda. Harapannya, kami dapat memberikan edukasi kepada mereka tentang pelstarian budaya dan kesetaraan gender,” ujarnya.
Peringatan hari lahirnya R.A. Kartini merupakan momentum tepat dalam membangun dan memberikan nuansa pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan di lingkungan Pemkot Kediri. Selain itu, hal ini dapat menjadi media refleksi atas seberapa jauh kontribusi besar perempuan dalam pembangunan bangsa melalui pemerintahan di kota tahu, sebutan untuk Kota Kediri.
Meskipun tampil beda dan cantik dalam balutan kebaya dengan warna-warni berbeda, ASN tentu diwajibkan untuk tetap bekerja secara profuktif dan menjalankan tugas pelayanan masyarakat tanpa adanya kendala berarti. Kebaya tentu bukan sekedar properti pendukung saat peringatan hari-hari besar, namun simbol profesionalisme dan identitas bangsa yang harus diimbangi dengan kinerja nyata.
“Tidak hanya ASN perempuan, laki-laki juga menyesuaikan momen peringatan Hari Kartini dengan memakai baju jawa model surjan lurik tradisional,” ucap Happy Kurniawan, ASN yang berdomisili di Betet Kota Kediri.
Ia menambahkan komunikasi dengan masyarakat lebih persuasif dengan pakaian tradisional, namun kecepatan, ketepatan, keramahan saat melayani warga tetap yang utama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....