Alfonsus No Embu : Menimba Rahmat Kerahiman Ilahi Membebaskan

  • 18 Apr 2026 05:57 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Alfonsus No Embu, S.Fil., M.Hum, Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementrian Agama Kabupaten Merauke menyampaikan refleksi rohani dalam acara Mutiara Pagi yang disiarkan pada Minggu, 12 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat tema “Menimba Rahmat Kerahiman Ilahi Yang Membebaskan” yang berakar pada Injil Yohanes 20:19–31.

Ia menjelaskan bahwa Gereja Katolik pada Minggu Kedua Paskah merayakan Minggu Kerahiman Ilahi. Momentum ini, menurutnya, menjadi pengingat bahwa Allah adalah sumber belas kasih yang tak terbatas bagi umat manusia.

Dalam renungannya, ia menyoroti sejarah keselamatan yang menunjukkan kesetiaan Allah kepada umat Israel. Meskipun berulang kali jatuh dalam dosa, Allah tetap menghadirkan para nabi dan utusan untuk membimbing mereka kembali ke jalan yang benar.

Lebih lanjut, Alfonsus menegaskan bahwa puncak kerahiman Allah tampak dalam diri Yesus Kristus. Melalui sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya, Allah menunjukkan kasih yang membebaskan manusia dari dosa.

Ia juga menguraikan bahwa dalam Injil Yohanes, Yesus yang bangkit menampakkan diri kepada para murid yang diliputi ketakutan. Kehadiran tersebut membawa damai serta meneguhkan iman mereka untuk menjadi saksi kerahiman Allah.

Selain itu, umat diajak untuk menanggapi kerahiman Allah melalui sikap konkret. Ia menyebutkan bahwa iman harus diwujudkan dalam pertobatan, doa, dan perbuatan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya mengampuni, peduli terhadap sesama, serta hidup jujur dan adil. Hal ini menjadi wujud nyata dari panggilan untuk menjadi wajah kasih Allah di tengah masyarakat.

Sebagai penutup renungan, Alfonsus mengingatkan bahwa setiap orang dipanggil untuk lebih mengasihi daripada menghakimi, lebih memberi daripada menuntut, serta lebih mengampuni daripada membalas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....