Kerumunan Warga Mengganggu Pekerjaan Pemadaman Api, Pemadam: Kami Butuh Akses
- 15 Apr 2026 18:35 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kerumunan warga yang menyaksikan peristiwa kebakaran bahkan mengabadikan demi konten sangat mengganggu aktivitas petugas pemadam kebakaran.
Hal ini diungkapkan Noveli Halawa petugas pemadam kebakaran bagian driver di UPTD Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Gunungsitoli saat dikonfirmasi rri.co.id.
Berkaca dari peristwa kebakaran yang baru saja terjadi di Pasar Gunungsitoli, ia menuturkan bagimana perjalanannya yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu hitungan menit namun karena ramainya masyarakat dijalan, perjalanan mobil damkar menjadi lebih lama.
Termasuk ketika sudah tiba di lokasi, sebagai driver ia membutuhkan ruang yang luas untuk memarkirkan kendaraan, namun warga yang berkerumun dan enggan bergeser membuat ia terpaksa pasrah dan memarkirkan saja di tempat yang memungkinkan.
“Kalau kita sudah sampai di lokasi, paling tidak posisi mobil dari lokasi kebakaran antara 10-20 meter, nah masyarakat minimal jaraknya 5 meter dari mobil pemadam, karena sangat menggangu jika posisi warga sangat dekat, karena bisa membahayakan karena tekanan air di selang sangat tinggi,” ucap Noveli, Rabu 15 April 2026.
Tidak berbeda jauh, Beriman Zalukhu petugas damkar bagian nozzle atau selang mengatakan dari pada menonton kebakaran lebih baik masyarakat bahu membahu mengisi mobil tangki agar tetap terisi dan terus mensuplai air di mobil damkar.
“Warga setidaknya jangan berkerumun di sekitar kami, jangan ramai-ramai di sekitar mobil, dan memberi akses kita mobil pemadam lewat. Masyarakat juga bisa membantu dengan mengambil air dari rumah sekitar untuk mengisi tangki atau menyiram ke titik apinya,” kata Beriman.
Ia mengatakan pekerjaan pemadaman api butuh kerjasama dari masyarakat, minimal memberikan space atau ruang bagi mereka agar bekerja dengan leluasa. Di lapangan ia dan rekan-rekannya berusaha sekuat tenaga memadamkan api sesuai slogan Pemadam Kebakaran, pantang pulang sebelum api padam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....