Embung DAS Kawal Belum Berfungsi Optimal

  • 13 Apr 2026 11:40 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Embung Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawal di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, belum berfungsi optimal meski telah dibangun sejak 2019. Embung seluas sekitar 20 hektare itu hingga kini belum memberikan kontribusi pasokan air bersih kepada masyarakat.

Fasilitas yang dibangun melalui APBN tersebut baru berfungsi sebagai penampung air, karena belum memiliki jaringan pipa penyaluran. Untuk mendistribusikan air, dibutuhkan jaringan pipa sepanjang sekitar 25 kilometer dengan anggaran yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Warga setempat, Rendi, mengatakan kondisi embung sebelumnya sempat memprihatinkan. Ia menyebut embung tersebut kerap kering saat tidak turun hujan dalam beberapa pekan.

“Sebelum diperbaiki, embung ini sering kering jika dua atau tiga minggu tidak hujan. Sekarang air sudah bisa tertampung setelah ada perbaikan,” kata Rendi, Senin 13 April 2026.

Ia juga menilai lokasi embung yang jauh dari permukiman membuat pemanfaatannya belum dirasakan masyarakat secara langsung. Kepala Desa Toapaya Utara, Sayet, menyebut embung saat ini sudah menampung air, namun pemanfaatannya masih terbatas dengan distribusi menggunakan mobil tangki.

“Saat ini air baru dimanfaatkan dengan lori tangki untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sayet, pemerintah telah melakukan sejumlah perbaikan pada tahun lalu, seperti pembangunan rumah pompa, pengaspalan jalan, dan fasilitas pendukung lainnya. Ia menambahkan, pembangunan jaringan pipa secara bertahap direncanakan dimulai tahun ini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....