Mewujudkan Lingkungan Hijau Melalui Tata Kelola Sampah Berkelanjutan
- 12 Apr 2026 04:48 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri - Persoalan sampah kian hari tidak ada habisnya. Dalam mewujudkan lingkungan yang hijau maka harus diimbangi dengan tata kelola sampah yang baik dan berkelanjutan, karena dengan demikian maka tujuan utama untuk membebaskan dari belenggu sampah maka akan dapat cepat terealisasi.
Divisi guna ulang ECOTON Jofanny Ahmad Arianto, menjelaskan dalam mengelola sampah yang berkelanjutan ada beberapa hal yang harus diperhatikan. “Ada beberapa aspek penting dalam pengelolaan sampah. Pertama aspek regulasi, kelembagaan, pendanaan, partisipasi masyarakat, dan teknologi tepat guna ulang. “ tutur Jofan dalam dialog interaktif program Beranda Asta Cita (Green Radio) di RRI Kediri, Sabtu, 11 April 2026)l.
Kondisi realita dimasyarakat saat ini kata Johan, masih banyak masyarakat yang acuh akan adanya pengelolaan sampah. “Beberapa waktu lalu saya mengamati di tiga daerah di Jawa Timur yaitu Kabupaten Gresik, Kediri, dan Batu. Dari tiga daerah tersebut ketertarikan pengelolaan sampah skala kawasan atau desa sangat minim. Jika dipersentasekan mungkin hanya 20% saja, selebihnya hanya membiarkan saja. Dari sampel ini bisa dikatakan masyarakat masih minimnya kesadaran dalam pengelolaan sampah," ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan sampah berkelanjutan bisa dimulai dari lingkup terkecil terlebih dahulu seperti disekitar rumah kita. “Jika kita berbicara pengelolaan sampah ditingkat rumah kita, kita cukup menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Reduce ini mempunyai arti mengurangi, jadi dari skala keluarga kita harus berani mengurangi penggunaan plastik, banyak sekali hal yang kita bisa lakukan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Reuse mempunyai arti guna ulang. Ketika sudah dapat melakukan reduce maka kita jangan melupakan reuse. Diharapakan masyarakat menggunakan tempat yang memiliki daya tahan lama, jadi tidak perlu lagi menggunakan plastik sekali pakai untuk mewadahinya. Recycle mempunyai arti mendaur ulang. Untuk recycle kita mengusahakan jangan sampai terjadi recycle, karena reduce dan reuse harus kita tekankan terlebih dahulu. Recycle sebenarnya masih harus melalui produksi terlebih dahulu, ketika memunculkan produksi baru maka akan menimbulkan limbah baru lagi,“ katanya.
Dijelaskannya, mengedukasi masyarakat untuk peduli akan sampah untuk mewujudkan lingkungan hijau menjadi kendala yang dihadapi. “Partisipasi masyarakat menjadi kendala yang terbesar. Butuh edukasi hingga tingkat bawah, artinya menyasar pada siswa sekolah dasar. Anak usia dini harus diajarkan bahwa bahaya plastik jika tetap digunakan apalagi plastik sekali pakai yang tidak dapat terurai hingga jangka panjang agar nanti dapat membawa informasi tersebut kerumah masing-masing tentang bahaya plastik,“ ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....