BKKBN Babel Gelar Rakorda Bangga Kencana 2026 di Belitung

  • 08 Apr 2026 14:32 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Tahun 2026, di Gedung Serbaguna Isyak Zainuddin, Pemerintah Kabupaten Belitung, Selasa 8 April 2026.

Rakorda ini mengangkat tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” dan diikuti Ketua TP PKK dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan berlangsung secara hybrid, dengan Inspektur Utama Kemendukbangga Dr. Ucuk Abdulrauf Damenta mengikuti melalui zoom meeting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa mengatakan Rakorda merupakan rangkaian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dilaksanakan pemerintah pusat.

"Rakorda ini bertujuan membangun komitmen bersama, melakukan konsolidasi, sekaligus evaluasi capaian program tahun 2025 dan menyusun langkah-langkah untuk target program tahun 2026," kata Fazar.

Ia menjelaskan, Rakorda seharusnya dijadwalkan pada Maret 2026, namun pelaksanaannya mundur karena bertepatan dengan momentum Lebaran dan sejumlah agenda lainnya.

Menurutnya, beberapa program prioritas yang dibahas dalam Rakorda di antaranya percepatan penurunan stunting serta program pengasuhan anak melalui Tamasya. Selain itu, BKKBN juga menyiapkan pelayanan KB serentak pada April 2026 untuk mencegah terjadinya putus pakai.

"Kalau jumlah anak terus bertambah tanpa pengaturan, maka akan berdampak pada kebutuhan pendidikan, layanan kesehatan, hingga lapangan kerja yang semakin berat," ujarnya.

Fazar menambahkan, tantangan pelaksanaan program Bangga Kencana di Bangka Belitung masih dipengaruhi kondisi wilayah kepulauan serta keterbatasan anggaran. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mendorong kolaborasi dengan sektor swasta melalui CSR.

"Kita juga mengundang para pengusaha untuk berkolaborasi melalui CSR. Sejauh ini sudah ada beberapa kerja sama yang dilakukan melalui MoU dengan perusahaan swasta," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Syamsir menyatakan Pemerintah Kabupaten Belitung mendukung penuh Rakorda Bangga Kencana karena dinilai sejalan dengan percepatan program daerah, khususnya penanganan stunting.

"Kegiatan ini sangat penting dan sejalan dengan upaya percepatan program pemerintah daerah, terutama dalam penanganan stunting di Kabupaten Belitung," kata Syamsir.

Ia menilai program Bangga Kencana dapat disinergikan dengan program nasional lainnya seperti MBG, karena menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, serta anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....