Sosialisasi DTSEN Pohuwato Terus Digencarkan
- 07 Apr 2026 08:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato terus melakukan sosialisasi pemanfaatan DTSEN bagi para penerima bantuan di daerah ini. Pemberian pemahaman ini penting dilakukan mengingat program pemerintah pusat tersebut telah berjalan selama satu tahun di Kabupaten Pohuwato.
Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkeinginan agar seluruh penerima bantuan di daerah ini dapat terakomodasi dengan baik melalui DTSEN, yang merupakan penggabungan dari beberapa program pendataan yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Terkait hal itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Pohuwato, Zulkifli Umar, mengemukakan bahwa DTSEN telah berjalan selama satu tahun sejak diberlakukan pada 19 Februari 2025. Pemerintah daerah juga diberi kesempatan untuk melakukan reaktivasi peserta nonaktif, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan, serta pemutakhiran data bagi ribuan penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang dinonaktifkan.
Ia menegaskan pentingnya kejujuran dan ketelitian dalam proses pendataan. DTSEN merupakan langkah dan upaya pemerintah daerah dalam membenahi sekaligus memperbarui data masyarakat, khususnya warga kurang mampu sebagai penerima program.
“Ini bukan sekadar pekerjaan administrasi, tetapi tugas kemanusiaan. Jangan ada manipulasi data. Pastikan yang berhak menerima bantuan benar-benar masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
“Pemutakhiran diberikan dalam dua periode. Jika tidak dilakukan, maka peserta nonaktif berpotensi dihapus dari kepesertaan jaminan kesehatan yang ditanggung pemerintah pusat,” jelas Zulkifli.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial dan Pengelolaan Data, Suslana Wuso, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam penggunaan aplikasi SISK-NG serta memastikan proses pemutakhiran sesuai standar.
Bimbingan teknis ini diikuti oleh para kepala dusun se-Kabupaten Pohuwato dan dilaksanakan selama tujuh hari dalam beberapa tahap pertemuan, dimulai dari Kecamatan Marisa dan Buntulia, kemudian berlanjut ke kecamatan lainnya sesuai jadwal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....