Pasca Idul Fitri Harga Daging Ayam Potong Masih Tinggi
- 06 Apr 2026 17:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bintuhan – Harga daging ayam potong di Kabupaten Kaur pasca Idul Fitri 1447 Hijriyah tergolong masing sangat tinggi. Bahkan sebgian dari pedagang masih ada yang menjual dengan harga jelang hari Raya Idul Fitri.
Salah seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Rakyat Inpres Bintuhan Riko mengatakan saat ini 1 kilogram daging ayam potong dibandrol Rp.48.000,- . Sebelumnya saat jelang hari raya Idul Fitri harga daging ayam potong mencapai Rp.50.000,- per kilogram.
“Harga daging ayam masih mahal saat ini, Rp.48.000,- per kilogramnya.Turun dikit dari sebelum lebaran kemarin,” katanya.
| Baca juga: Harga Daging Ayam Mulai Turun |
Riko menyebut sebelum bulan puasa harga daging ayam potong memang sudah tinggi, yakni berkisar di harga Rp.40.000,- hingga Rp.45.000,- per kilogramnya. Bahkan harganya tidak pernah turun di bawah Rp.40.000,- .
“Harga daging ayam potong ini sebenarnya sudah lama mahal. Dari sebelum bulan puasa saja harganya itu sudah mencapai Rp.40.000,- hingga Rp.45.000,- per kilogramnya.” Ucapnya.
Tingginya harga jual dading ayam potong ini dipengaruhi oleh meningkatnya orderan daging ayam potong di tingkat distributor sehingga membuat pasokan untuk para pengecer menajdi berkurang. Namun ia sebagai pengecer hanya bisa mengikuti harga dari tingkat distributor.
“ Salah satu faktornya ini karena banyaknya pesanan dari dapur MBG pada distributor. Selain itu juga dari distributor telah memberikan harga segitu kepada kami yang penhecer, ya mau tak mau kmi harus mengikuti harganya,” ujar Riko
Sementara itu salah seorang konsumen Martini mengaku pada hari minggu lalu ia justru membeli daging ayam potong dengan harga yang sama seperti jelang Idul Fitri lalu yakni Rp.50.000,- per kilogram. Masih tingginya harga jual daging ayam potong ini membuat Martini terpaksa mengurangi jumlah pembeliannya untuk menghemat biaya pengeluaran.
“Ya memang masih mahal harga daging ayam potong, kemarin saat saya mau beli daging ayam 1 kilogramnya masih sama seperti waktu mau lebaran. Saya sangat kaget karena harganya ternyata tidak turun-turun, tapi saya tetap beli,” ujar Martini
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....