Bus Restu Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Jomo, 1 Meninggal Puluhan Luka-luka
- 03 Apr 2026 13:26 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Kecelakaan tunggal bus Restu di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) menelan korban jiwa. Insiden yang terjadi di KM 689+500 jalur A arah Surabaya, pada Kamis malam, 2 April 2026 itu, menyebabkan satu orang meninggal dunia serta puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di wilayah Dusun Juwet, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Bus yang mengangkut puluhan penumpang tersebut terguling di median jalan tol setelah diduga mengalami gangguan teknis saat melaju dari arah Madiun menuju Surabaya.
Data terbaru mencatat satu orang meninggal dunia, tujuh orang mengalami luka berat, dan 25 lainnya luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo, Yuni Rihal, mengatakan proses evakuasi melibatkan ambulans internal dan bantuan eksternal. “Update terakhir, total korban 1 meninggal dunia, 7 luka berat dan 25 luka ringan, seluruhnya sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat di wilayah Kabupaten Jombang. Penanganan dilakukan oleh ambulans KP1A, KP2A dan ambulans eksternal untuk mempercepat evakuasi korban,” ujarnya, saat dikonfirmasi RRI, Jumat, 3 April 2026.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, Yuni menyebut kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas jalan tol. “Ada satu unit post cap, sembilan pegbobin, tanaman hias, serta empat guide post mengalami kerusakan,” katanya.
Menurut Yuni, lokasi kejadian bukan merupakan titik rawan terjadi kecelakaan, “Di titik itu sebenarnya bukan titik rawan laka. Karena ruas jalannya lurus, elemennya normal, ini murni karena kesalahan teknis yang terjadi,” katanya.
Di samping itu, Yuni juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, utamanya juga pengemudi bus, agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik ketika hendak melintas di jalan tol.
“Kendaraan harus dicek terlebih dahulu, seperti mesinnya, rem, kondisi ban, dan lain sebagainya harus dipersiapkan dengan baik. Kemudian untuk supir, kami juga imbau untuk tetap memperhatikan kecukupan waktu istirahat, mematuhi rambu-rambu kecepatan di jalan tol, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Sementara itu, Berdasarkan keterangan Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Sudirman, bus Restu bernopol N 7088 UG tersebut mengangkut 34 orang termasuk sopir dan kondektur. Ia menyebut, kecelakaan diduga bukan disebabkan faktor kelalaian pengemudi, melainkan akibat pecah ban.
“Diduga kendaraan mengalami pecah ban belakang sebelah kanan sehingga kendaraan oleng ke kanan,” kata Sudirman.
Ia menjelaskan, setelah kehilangan kendali, kendaraan terperosok ke parit median tengah hingga akhirnya terguling. “Kendaraan terperosok di parit median tengah dan posisi akhir bus terguling menghadap ke barat,” ujarnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, sementara para korban terus menjalani perawatan di rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....