FDK UIN Suska Terima Kunjungan UM

  • 31 Mar 2026 16:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Universiti Malaya (UM) dalam rangka Program Mobility Kembara Rentas Ilmu Serumpun (Keris) 4.0. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rektorat UIN Suska Riau, Selasa 31 Maret 2026, dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi lintas negara.

Sebanyak 23 mahasiswa dari Akademi Pengajian Melayu Universiti Malaya hadir bersama pendamping mereka, Noor Fazhilah Mohd Jaapar. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Keris 4.0 yang dirancang untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat hubungan kelembagaan, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi pendidikan tinggi di kawasan serumpun Melayu.

Rombongan disambut oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta sivitas akademika UIN Suska Riau. Dalam kesempatan tersebut, berbagai agenda dilaksanakan, mulai dari sesi penyambutan resmi, diskusi akademik, hingga pengenalan lingkungan kampus dan budaya lokal. Interaksi yang terjalin tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menghadirkan ruang dialog yang dinamis antara mahasiswa kedua negara.

Dalam sambutannya, Noor Fazhilah Mohd Jaapar menegaskan bahwa program mobility ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan kapasitas mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa pengalaman belajar lintas negara menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

“Program mobility ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi wadah untuk bertukar ilmu, gagasan, serta memperkaya perspektif budaya antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Ini adalah pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh hanya di ruang kelas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui program Keris 4.0, mahasiswa didorong untuk lebih adaptif, terbuka, dan mampu membangun jejaring internasional sejak dini. Menurutnya, interaksi langsung dengan lingkungan akademik yang berbeda dapat meningkatkan kepercayaan diri serta memperluas wawasan global mahasiswa.

Sementara itu, pihak FDK UIN Suska Riau menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah konkret dalam mendukung internasionalisasi kampus. Program seperti ini dinilai mampu memperkuat posisi perguruan tinggi dalam kancah global, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan keilmuan lokal kepada dunia internasional.

Selain kegiatan akademik, para peserta juga berkesempatan mengenal lebih dekat budaya Melayu Riau melalui berbagai aktivitas yang telah disiapkan. Hal ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional sekaligus memperkuat identitas serumpun yang menjadi dasar dari program Keris.

Melalui kegiatan ini, kedua institusi berharap dapat terus menjalin kerja sama yang lebih luas, baik dalam bentuk pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, maupun program pengabdian kepada masyarakat. Program Mobility Keris 4.0 pun diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih kolaboratif, inklusif, dan berdaya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....