PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional saat Idulfitri 1447 H
- 31 Mar 2026 06:44 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID. Bengkalis - PT PLN (Persero) berhasil menjaga keandalan pasokan listrik saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung serentak di berbagai wilayah Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kelancaran ibadah serta aktivitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa seluruh personel PLN telah disiagakan secara penuh guna memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya pada momen pelaksanaan Salat Idulfitri. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar layanan kelistrikan tetap berada dalam kondisi prima sepanjang Ramadan hingga Idulfitri.
“Idulfitri adalah momen kebersamaan bagi masyarakat. Karena itu, seluruh insan PLN bekerja dengan penuh dedikasi untuk menjaga layanan listrik tetap hadir bagi masyarakat, sehingga ibadah dan kebersamaan keluarga dapat berlangsung dengan nyaman,” ujar Darmawan, Senin 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, keandalan pasokan listrik nasional selama Idulfitri 1447 Hijriah ditopang oleh kapasitas daya mampu pasok sebesar 51,37 gigawatt (GW), dengan beban puncak yang tercatat mencapai 34,77 GW. Dengan demikian, sistem kelistrikan nasional masih memiliki cadangan daya yang sangat mencukupi.
PLN juga menetapkan status siaga kelistrikan hingga 31 Maret 2026. Seluruh elemen perusahaan terus berkomitmen menjaga sistem kelistrikan agar tetap beroperasi optimal selama periode siaga tersebut.
Lebih lanjut, Darmawan mengungkapkan bahwa seluruh unit PLN di berbagai daerah telah melaporkan kondisi kelistrikan yang aman dan terkendali, terutama pada lokasi-lokasi prioritas. Sebanyak 4.429 lokasi menjadi fokus pengamanan, yang terdiri dari 2.044 tempat ibadah, 706 titik transportasi, 439 lokasi keramaian, 426 pusat perbelanjaan, serta 814 rumah sakit.
“Lokasi-lokasi prioritas terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan kelistrikan. Kami terus melakukan pemantauan secara intensif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas pada momen Idulfitri ini dengan lancar,” tambahnya.
Dari wilayah Indonesia bagian timur, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Sri Heny Purwanti, melaporkan bahwa kondisi sistem kelistrikan di NTB selama Idulfitri berada dalam keadaan prima. Pada sistem Lombok di Pulau Lombok, beban saat Salat Idulfitri tercatat sebesar 326 megawatt (MW), dengan daya mampu mencapai 380 MW dan cadangan daya sebesar 54 MW.
Sementara itu, pada sistem Tambora di Pulau Sumbawa, beban puncak mencapai 139 MW dengan daya mampu 188 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya sebesar 49 MW.
“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan NTB berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama perayaan Idulfitri, termasuk saat pelaksanaan Salat Idulfitri,” tutur Sri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....