Kecelakaan Terjadi, Diduga Libatkan Pengendara di Bawah Umur

  • 30 Mar 2026 16:29 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Kecelakaan lalu lintas tabrakan depan atau yang dikenal dengan laga kambing terjadi dikawasan Lapangan Simaremare, tepatnya didepan Kantor RRI Sibolga, pada waktu sibuk aktivitas masyarakat. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan dari arah berlawanan dan sempat mengundang perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas dilokasi kejadian.

Saksi mata dilokasi kejadian, Rina Panggabean, saat ditanyai pada saat kejadian, Senin, 30 Maret 2026 yang juga merupakan pengendara sepeda motor, mengatakan kecelakaan terjadi secara tiba-tiba ketika kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Menurutnya, salah satu pengendara diduga masih berusia dibawah umur dan kurang mampu mengendalikan kendaraannya saat melintas di jalan Ade Irma Suryani Sibolga.

Rina juga mengatakan sebelum tabrakan terjadi, situasi lalu lintas disekitar lokasi memang cukup ramai. Banyak kendaraan keluar masuk kawasan lapangan dan perkantoran, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dari setiap pengendara. Ia menilai kurangnya pengalaman berkendara pada anak dibawah umur dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama diarea dengan arus lalu lintas padat.

“Benturan keras yang terjadi menyebabkan kedua pengendara terjatuh kebadan jalan, sementara sepeda motor yang mereka gunakan mengalami kerusakan pada bagian depan. Warga sekitar dan pengguna jalan lainnya segera memberikan pertolongan awal dan membantu mengevakuasi kendaraan agar tidak menghambat arus lalu lintas lebih lama,” kata Rina.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak yang belum cukup umur namun telah diizinkan menggunakan kendaraan bermotor. Selain melanggar aturan lalu lintas, kondisi tersebut juga dinilai berbahaya bagi keselamatan anak itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kurangnya pemahaman mengenai rambu dan teknik berkendara sering kali menjadi faktor pemicu kecelakaan pada pengendara muda.

Rina berharap orang tua dapat lebih tegas dalam membatasi penggunaan kendaraan bermotor bagi anak yang belum memenuhi syarat usia dan belum memiliki surat izin mengemudi. Menurutnya, keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar.

“Kejadian didepan Kantor RRI Sibolga ini sempat menyebabkan kemacetan singkat disekitar Lapangan Simaremare. Arus lalu lintas kembali normal setelah warga dan beberapa petugas yang datang ke lokasi membantu mengatur kendaraan yang melintas serta mengevakuasi sepeda motor yang terlibat kecelakaan,” kata Rina.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat kota Sibolga akan pentingnya disiplin berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan usia berkendara. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di jalan, kewaspadaan serta kepatuhan terhadap regulasi diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....