Pembatasan Medsos, TBM Kepri Dorong Penguatan Literasi Digital

  • 29 Mar 2026 18:35 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Di tengah pembatasan media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepulauan Riau menilai platform digital tetap memiliki peran strategis. Hal ini dalam pengembangan literasi, khususnya bagi komunitas pegiat literasi, Minggu, 29 Maret 2026.

Ketua Pengurus Wilayah Forum TBM Kepulauan Riau, Harken, mengatakan, media sosial saat ini menjadi ruang informatif yang sangat membantu aktivitas komunitas. Melalui platform tersebut, berbagai kegiatan literasi dapat disebarluaskan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang dukungan dari berbagai pihak.

”Media sosial menjadi ruang yang informatif bagi Forum TBM,” ujar Harken.

Menurutnya, media sosial menjadi sarana jejaring bagi para pegiat literasi untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Hal ini dinilai mampu memperkuat gerakan literasi, termasuk di wilayah pelosok.

”Kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan, mereka beri informasi ke masyarakat melalui media sosial,” ucapnya.

Harken menjelaskan, pemanfaatan media sosial yang bijak dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang komunitas dan anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk memastikan ruang digital tetap dimanfaatkan secara produktif.

Ia menegaskan, bahwa pembatasan akses tidak boleh dimaknai sebagai langkah mundur bagi literasi digital. Sebaliknya, kebijakan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat edukasi dalam penggunaan teknologi secara sehat.

“Maka akan menjadi ruang yang produktif dan berdampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Forum TBM Kepri mendorong, adanya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan komunitas. Hal ini untuk memperkuat literasi digital di tengah kebijakan tersebut.

”Pendampingan dan penguatan literasi, itu peran orang tua, komunitas, sekolah, dan pemerintah,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....