Pencarian Nelayan Hilang di Muara Opak Masih Terus Dilakukan

  • 29 Mar 2026 13:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Seorang nelayan berinisial Y (30) asal Tirtohargo, Kretek, Bantul dilaporkan hilang di muara Sungai Opak pada Sabtu, 28 Maret 2026. Upaya pencarian terhadap korban dilanjutkan pada hari ini.

Humas BASARNAS Yogyakarta, Pipit Eriyanto menyatakan, proses pencarian dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi empat regu. Ia menjelaskan, Tim SRU 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan empat perahu karet dan satu perahu jukung.

“Tim SRU 1 melakukan pencarian dengan menyisir di sekitaran lokasi terakhir korban dengan radius sejahuh 500 meter,” ucapnya, Minggu, 29 Maret 2026.

Selanjutnya, tim SRU 2 melakukan penyisiran darat ke arah timur sejauh 500 meter. Sementara tim SRU 3 mencari keberadaan korban di arah sebaliknya.

“Untuk tim SRU 4 melakukan pemantauan udara dengan drone thermal dengan radius yang sama juga yakni 500 meter,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang nelayan dilaporkan hilang di muara Sungai Opak, Tirtohargo, Kretek, Bantul pada Sabtu, 28 Maret 2026. Hingga sore hari, upaya pencarian intensif terhadap korban masih terus dilakukan.

Humas BASARNAS Yogyakarta, Pipit Eriyanto menyatakan, identitas korban yakni Y (30) yang merupakan warga Muneng, Tirtohargo. Sebelum dilaporkan hilang, korban sempat pamit untuk menjaring ikan.

“Sekitar pukul 02.00 WIB, korban pamit kepada keluarga untuk menjaring ikan di muara Sungai Opak,” ucapnya.

Namun hingga pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah. Karena khawatir, pihak keluarga mencoba mencari keberadaan Yunanto di sekitar mangrove.

“Pencarian itu pun membuahkan hasil saat motor korban ditemukan dalam kondisi kunci setang yang masih menempel. Namun, korban tak ditemukan di sekitar lokasi,” katanya.

Selain itu, seorang saksi yakni Diman Gondrong (56), warga Potorono, Banguntapan, menemukan getek atau rakit kayu milik korban saat sedang mencari sampah sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, getek tersebut dalam keadaan terbalik dan rusak.

“Saksi lalu mengevakuasi getek tersebut ke tepian. Temuan ini memperkuat dugaan jika korban mengalami kecelakaan air dan tenggelam,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....