Banda Aceh Pusat Earth Hour 2026

  • 28 Mar 2026 21:17 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Kota Banda Aceh menjadi pusat pelaksanaan Earth Hour 2026 di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan puluhan komunitas serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Rangkaian acara dimulai sejak Sabtu 28 Maret 2026 pagi dengan parade komunitas di pusat kota. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Pada malam hari, masyarakat diajak mematikan lampu selama satu jam sebagai simbol kepedulian terhadap bumi. Aksi ini dilakukan serentak dengan jutaan orang di lebih dari 180 negara.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat. Ia berharap partisipasi warga dapat terus meningkat setiap tahunnya.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi ajakan nyata untuk menjaga lingkungan dan menghemat energi,” ujarnya.

Keterlibatan komunitas menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan Earth Hour. Kolaborasi ini menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi secara langsung.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Mereka diajak untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan sejak dini.

CEO WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda, menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting. Menurutnya, gerakan ini harus melibatkan semua pihak untuk menciptakan dampak nyata.

“Penghematan energi yang digaungkan dalam gerakan ini menjadi sangat relevan dengan kondisi saat ini,” katanya.

Dengan semangat kebersamaan, Earth Hour di Banda Aceh diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Gerakan ini menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari tingkat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....