Earth Hour 2026: Saatnya Selamatkan Gajah Sumatera
- 28 Mar 2026 21:12 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Kampanye Earth Hour 2026 tidak hanya mengajak masyarakat mematikan lampu, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap satwa liar, termasuk Gajah Sumatera yang kini semakin terancam. Seruan “Beri Ruang untuk Bumi” juga dimaknai sebagai upaya memberi ruang hidup bagi satwa di habitat alaminya.
Populasi gajah Sumatera terus mengalami penurunan akibat kerusakan hutan dan konflik dengan manusia. Alih fungsi lahan menjadi salah satu penyebab utama menyempitnya ruang gerak satwa ini.
CEO WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda, menegaskan bahwa perlindungan keanekaragaman hayati harus menjadi bagian dari aksi lingkungan. Menurutnya, krisis iklim dan hilangnya habitat satwa saling berkaitan.
“Integrasi antara perlindungan alam dan pengelolaan energi sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Aditya dalam keterangannya yang diterima RRI Sabtu 28 Maret 2026.
Di Aceh, keberadaan gajah Sumatera menjadi bagian penting dari ekosistem hutan yang harus dijaga. Namun, konflik antara manusia dan gajah masih kerap terjadi di beberapa wilayah.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga habitat alami satwa liar. Upaya konservasi tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga lingkungan. Ia menilai langkah kecil seperti Earth Hour dapat menjadi awal kesadaran yang lebih besar.
“Melalui gerakan ini, kita diajak tidak hanya hemat energi, tetapi juga lebih peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup di dalamnya,” katanya.
Earth Hour menjadi momentum untuk merefleksikan hubungan manusia dengan alam. Memberi ruang bagi bumi juga berarti memberi ruang bagi satwa untuk hidup dan berkembang.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mendukung upaya pelestarian dengan cara sederhana. Misalnya tidak merusak hutan, mengurangi konsumsi berlebihan, dan mendukung produk ramah lingkungan.
Dengan menjaga habitat gajah Sumatera, keseimbangan ekosistem dapat tetap terjaga. Hal ini juga berdampak pada keberlanjutan kehidupan manusia di masa depan.
Melalui semangat “Beri Ruang untuk Bumi”, Earth Hour mengajak semua pihak untuk bertindak nyata. Kepedulian hari ini menjadi harapan bagi kelestarian gajah Sumatera dan lingkungan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....