Bukan Lagi Seremoni Tahunan, Hari Ketupat Simbol Persatuan Budaya

  • 28 Mar 2026 20:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Perayaan Hari Ketupat di Kabupaten Gorontalo semakin menegaskan perannya sebagai simbol persatuan budaya, tidak sekadar seremoni tahunan. Hal ini disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menghadiri Gebyar Ketupat di kawasan Bukit Proja, Limboto Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sofyan Puhi juga mendapat kehormatan menyampaikan sambutan mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi Lebaran Ketupat yang awalnya dibawa oleh masyarakat Jawa Tondano, dan kini telah mengakar serta menjadi identitas budaya masyarakat Gorontalo secara luas.

"Malam ini adalah kehormatan besar. Bagi kami, Gebyar Ketupat bukan sekadar perayaan, tetapi balutan nilai budaya religius yang sudah menjadi identitas kita semua. Tradisi ini terus tumbuh dan mempererat silaturahmi antarwarga," ujar Bupati Sofyan penuh apresiasi.

Melalui perayaan yang berlangsung meriah di Bukit Proja, Bupati berharap nilai-nilai ukhuwah dan kebersamaan terus terjaga di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan para pengunjung untuk tetap menjaga keselamatan dan ketertiban, khususnya saat berlalu lintas.

"Selamat merayakan tradisi ketupat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo. Mari kita rayakan dengan penuh syukur, sembari tetap waspada dalam berlalu lintas agar kegembiraan ini tetap membawa berkah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....