Diduga Daging Dipreteli, Bangkai Lumba-lumba Terdampar di Perancak
- 28 Mar 2026 20:21 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Pesona pesisir Pantai Perancak terusik oleh pemandangan memilukan pada Kamis 26 Maret 2026 pagi. Seekor lumba-lumba moncong panjang (Delphinus capensis tropicalis) ditemukan terdampar dalam kondisi yang tidak wajar.
Bukan sekadar mati karena faktor alam, mamalia laut sepanjang 340 sentimeter ini ditemukan dengan tubuh yang hancur dan organ dalam terburai. Muncul dugaan kuat dari warga setempat bahwa lumba-lumba malang ini sempat menjadi korban penjarahan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, sayatan pada tubuh mamalia tersebut terlihat rapi, seolah ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja memotong bagian dagingnya sebelum akhirnya dibiarkan membusuk di bibir pantai. Koordinator Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, Wayan Anom Astika Jaya, mengonfirmasi bahwa bangkai tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak Rabu malam 25 Maret 2026.
Namun, medan yang sulit dan kondisi gelap membuat evakuasi baru bisa dilakukan keesokan harinya. Evakuasi dilakukan oleh tiga warga dan relawan Kurma Asih untuk segera dikuburkan demi mencegah penyebaran bau busuk.
Meski warga menaruh curiga pada kondisi tubuh yang tampak "dipreteli", pihak relawan memilih untuk bersikap hati-hati. "Tadi pagi menjelang siang baru bisa kita evakuasi ke darat. Karena kondisinya sudah hancur dan mulai membusuk, kami langsung melakukan penguburan," ujar Anom Astika saat dikonfirmasi, Jumat 27 Maret 2026.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti apakah luka tersebut murni akibat benturan karang saat terdampar atau memang ada unsur kesengajaan manusia yang memanfaatkan situasi sebelum petugas tiba di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....