Sedih dan Bahagia, Emosi usai Ramadan

  • 27 Mar 2026 14:52 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Berakhirnya Ramadan menghadirkan perasaan yang tidak sederhana bagi umat Muslim. Perasaan sedih dan bahagia hadir secara bersamaan dalam momen Idul Fitri.

Hal tersebut diungkapkan Ustaz Satrio saat menjawab pertanyaan pendengar dalam program Mutiara Pagi Berjaringan Pro1. Ia menyebut bahwa kondisi ini sebagai sesuatu yang wajar dan manusiawi.

Rasa sedih muncul karena harus berpisah dengan Ramadan yang penuh ampunan. Sementara kebahagiaan hadir karena merayakan kemenangan setelah sebulan beribadah.

“Dua perasaan ini bercampur aduk dalam diri umat muslim,” ucap Ustaz Satrio, Jumat, 27 Maret 2026.

Menurutnya, perasaan itu justru menunjukkan adanya keimanan dalam diri seseorang. Kesadaran akan kehilangan Ramadan menjadi tanda adanya kedekatan spiritual.

“Kebiasaan manusia itu adalah melakukan kesalahan, yang penting adalah kembali ke jalan Allah,” ujarnya.

Dinamika emosi tersebut menjadi bagian dari proses perjalanan spiritual manusia. Sikap bijak dalam menyikapinya akan membantu seseorang terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....