Hadapi Arus Balik Lebaran, Ini yang Disiapkan ASDP Ambon
- 25 Mar 2026 16:43 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran, PT ASDP Ambon menyatakan kesiapan dalam memastikan kelancaran dan keamanan di beberapa lintasan strategis.
General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy menegaskan, beberapa langkah telah disiapkan untuk mengurai kepadatan yang diperkirakan terjadi setelah puncak libur Idul Fitri.
"Kami menyiapkan kapal dengan pola operasi 24 jam pada H+7 Lebaran atau 28 sampai dengan 29 Maret 2026 guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan," kata Syamsudin Tanassy di Ambon, Rabu, 25 Maret 2026
Menurutnya, pada tanggal 28 hingga 29 Maret, pergerakan masyarakat bukan hanya pada puncak arus balik, tetapi juga aktivitas wisata
dan menjelang hari paskah umat Kristiani.
"Sehingga kami juga menyiapkan satu kapal tambahan yakni KMP Terubuk yang akan dioperasikan secara maksimal guna mengurai kepadatan di lintas penyeberangan pada lintasan Hunimua-Waipirit maupun sebaliknya," ujarnya
Pengoperasian KMP Terbubuk diperuntukkan bagi masyarakat yang belum terangkut pada layanan reguler, yang mana layanan penyeberangan reguler biasanya berakhir pada pukul 23.00 WIT.
Tanassy mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama selama periode arus balik Lebaran.
Sebelumnya, ASDP Ambon juga menyiapkan satu unit kapal yang sama yang beroperasi selama 24 jam pada H-3 dan H-2 Lebaran Idul Fitri guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026.
Kebijakan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait penyelenggaraan angkutan Lebaran, khususnya untuk memastikan seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik.
Dengan adanya layanan tambahan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak sempat menggunakan jadwal penyeberangan reguler.
Diketahui, berdasarkan data ASDP, total penumpang pada periode 13–22 Maret 2026 mencapai 9.581 orang atau naik 25,14 persen dibandingkan 2025 sebanyak 7.656 orang. Untuk kendaraan roda dua tercatat 5.514 unit atau naik 27,52 persen dari 4.324 unit pada 2025, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 2.323 unit atau meningkat 17,32 persen dibandingkan 1.980 unit pada tahun sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....