DPRD Riau Minta Biaya BBNKB dan SIM Dikaji Ulang agar Lebih Terjangkau
- 16 Mar 2026 11:33 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Keluhan masyarakat terkait mahalnya biaya pengurusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Provinsi Riau mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Riau. Lembaga legislatif tersebut meminta Direktorat Lalu Lintas Polda Riau meninjau kembali besaran biaya layanan tersebut.
Menurut DPRD Riau, biaya pengurusan kendaraan dan SIM saat ini dinilai cukup tinggi jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain. Karena itu, penyesuaian biaya dianggap perlu agar lebih ringan dan dapat dijangkau oleh masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mengatakan pihaknya telah membicarakan persoalan tersebut secara langsung dengan Dirlantas Polda Riau dalam pertemuan yang digelar di Gedung DPRD Riau beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, dalam pembahasan tersebut turut dibicarakan berbagai komponen biaya, seperti biaya teknis, tes kesehatan, serta sejumlah persyaratan lain yang berkaitan dengan pengurusan BBNKB dan SIM.
"Kami sudah berdiskusi langsung dengan Dirlantas Polda Riau. Ke depan, biaya teknis termasuk tes kesehatan untuk pengurusan BBNKB dan SIM akan dikaji kembali agar lebih terjangkau bagi masyarakat," ujar Edi, Minggu 15 Maret 2026.
Selain persoalan biaya, DPRD Riau juga mendorong agar proses pengurusan dokumen kendaraan dan SIM dapat dibuat lebih sederhana dan tidak berbelit. Pelayanan tersebut diharapkan dapat difasilitasi langsung oleh pihak kepolisian.
Edi menilai sebagian besar peralatan yang digunakan dalam pelayanan tersebut telah disediakan oleh negara. Oleh sebab itu, masyarakat seharusnya tidak dibebani biaya yang terlalu besar.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak Dirlantas Polda Riau telah menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi terhadap komponen biaya yang ada.
Dengan adanya komitmen tersebut, DPRD Riau berharap kebijakan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dapat mulai diterapkan pada tahun 2026 sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....