Jalan Berlubang di Akses Ampera–Jakabaring Sudah Ditambal
- 06 Mar 2026 17:18 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Keluhan warga soal jalan berlubang di Jl HM Ryacudu, tepatnya pada akses Jembatan Ampera sebelah kiri menuju Jakabaring langsung ditindaklanjuti Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan. Lubang yang sempat dikeluhkan di media sosial karena dinilai membahayakan pengendara itu kini telah ditutup pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Perbaikan dilakukan oleh Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III Sumsel sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan jalan nasional di sejumlah titik di Kota Palembang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 PJN III Sumsel, Marisa Fransisca Sitompul, menjelaskan, kerusakan tersebut berada di lokasi yang memang sedang dalam tahap pekerjaan pemeliharaan.
“Memang saat ini sedang ada kegiatan pemeliharaan jalan di sejumlah titik, salah satunya di pintu keluar Jembatan Ampera sebelah kiri menuju Jakabaring,” kata Marisa, Jumat, 6 Maret 2026.
Selain di jalur keluar Jembatan Ampera dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jakabaring, pekerjaan pemeliharaan juga dilakukan di sejumlah ruas lain seperti Jalan RE Martadinata, Ki Merogan, Wahid Hasyim, Riyacudu, hingga Jalan Gubernur Bastari.
Marisa mengatakan, pengerjaan perbaikan tidak bisa dilakukan sepanjang hari. Tim hanya dapat bekerja pada malam hari guna menghindari kemacetan di salah satu jalur utama Kota Palembang tersebut. Menurutnya, pekerjaan biasanya dimulai sekitar pukul 22.00 hingga pukul 04.00 dini hari. Setelah itu arus kendaraan meningkat sehingga pekerjaan tidak memungkinkan dilanjutkan.
“Kalau dikerjakan lebih awal, misalnya pukul 05.00 atau 06.00 pagi, lalu lintas sudah sangat macet. Karena itu kami memaksimalkan waktu kerja yang terbatas pada malam hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lubang yang sempat terlihat di lokasi terjadi karena proses pembukaan lapisan jalan sebagai bagian dari pekerjaan perbaikan. Saat itu waktu kerja sudah habis sehingga penutupan belum sempat dilakukan pada malam yang sama.
Namun pada malam berikutnya, lubang tersebut langsung ditutup kembali menggunakan material sesuai standar pekerjaan jalan. “Lubang yang kemarin sempat terlihat itu sudah ditutup tadi malam dengan peralatan dan material sesuai standar,” kata Marisa.
Untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama pekerjaan berlangsung, PJN III juga memasang rambu peringatan di sejumlah titik sebelum dan sesudah area perbaikan. Rambu tersebut dipasang mulai dari jalur sebelum turun dari Jembatan Ampera hingga ke arah jalur keluar menuju Jakabaring agar pengendara dapat mengurangi kecepatan.
“Rambu peringatan sudah kami pasang di beberapa titik. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu yang ada,” ujarnya.
Marisa menambahkan, perbaikan tidak bisa menutup seluruh badan jalan sekaligus karena mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap di beberapa titik yang mengalami kerusakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....