Tingkatkan Minat Baca, Pemkot Kediri Hadirkan Robusca dan Transliteria

  • 28 Feb 2026 22:40 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, saat ini Pemkot Kediri menghadirkan Robusca dan Transliteria. Adapun Robusca merupakan kepanjangan Roeang Baca Buku di kafe.

Upaya ini sebagai inovasi yang mampu mendorong budaya literasi dan minat baca di tengah masyarakat. Robusca pertama kalinya hadir di Ngangeni.Id yang terletak di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, Sabtu, 28 Februari 2026.

"Kehadiran Robusca menjadi langkah strategis untuk mendekatkan masyarakat dengan buku dalam suasana yang santai dan nyaman. Hal ini juga sejalan dengan visi Kota Kediri MAPAN, yakni pada misi Produktif," kata Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Di tempat ini, Vinanda menyampaikan apresiasi atas inisiasi adanya Robusca. Sebab hal ini adalah inovasi yang bagus, karena biasanya kafe hanya dikenal tempat makan dan minum.

"Akan tetapi di sini kita lihat bisa menjadi ruang diskusi, interakai dan literasi," ujarnya.

Mbak Wali mengungkapkan adanya ruang baca di kafe ini bukan hanya simbol, namun harus benar-benar hidup. Di tengah perkembangan zaman, budaya membaca harus terus dijaga. Membaca menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Harapannya semakin banyak kafe yang berkolaborasi dengan Disarpus untuk menyediakan ruang baca. Tak hanya menata buku secara fisik, tapi juga buku digital, sebab saat ini banyak anak-anak lebih suka memgang gadget," katanya.

Ia meyakini, dengan adanya buku digital juga salah satu upaya meningkatkan literasi. Semoga ke depan tidak hanya ruang baca namun juga ada kelas menulis, bedah buku maupun bedah karya.

"Jadi kafe lebih hidup lagi dan tidak sekadar tempat makan dan minum," katanya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri telah menginisiasi program Robusca dan Transliteria yang berkolaborasi dengan Dishub, Diskominfo dan kafe untuk menghadirkan ekosistem baca gaya baru di Kota Kediri. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa membangun budaya literasi tidak bisa dilakukan sendiri.

"Perlu adanya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan tentu saja generasi muda. Semoga ke depan program ini terus berkembang tidak hanya di Cafe Ngangeni ini saja," katanya.

Kepala Disarpus Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi mengatakan, untuk mendorong budaya literasi dan meningkatkan minat baca, selain Robusca ada pula Transportasi Literasi Ceria (TransLiteria). Para peserta diajak membaca buku di atas Bus Satria dengan berkeliling Kota Kediri.

"Selama perjalanan para peserta juga dijelaskan landmark Kota Kediri. Program ini telah berjalan dan peserta yang ingin bergabung bisa mendaftar melalui link yang dibagikan," kata Chevy.

Sementara Robusca, lanjut Chevy, mendekatkan layanan Disarpus ke kafe. Untuk kafe yang menyediakan ruang baca, Disarpus akan menyediakan buku dan raknya, termasuk sistem untuk baca buku digital dan lainnya.

"Kamu dekatkan perpustakaan ini di kafe. Karena trennya anak muda ini lebih suka untuk bersosialisasi di kafe," ucap Chevy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....