Bupati Teddy Rahman Larang ASN Manipulasi Absen

  • 28 Feb 2026 21:48 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Seluma - Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma agar tidak menggunakan aplikasi pemalsu lokasi atau “google fake” saat melakukan absensi kehadiran. Peringatan ini ditujukan kepada PNS, CPNS maupun PPPK.

Larangan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya sejumlah pegawai yang diduga memanfaatkan aplikasi manipulasi titik koordinat (GPS) untuk mengelabui sistem absensi digital. Praktik itu dinilai mencederai komitmen kedisiplinan serta tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Sudah banyak terpantau yang menggunakan google fake. Saya telah minta tim IT untuk terus menelusuri ASN yang menggunakan aplikasi tersebut untuk absen setiap hari,” kata Teddy Rahman, Sabtu 28 Februari 2026.

Ia menegaskan, tindakan manipulasi absensi tidak dapat ditoleransi karena menyangkut integritas dan etika kerja. ASN yang masih melakukan pelanggaran diminta segera menghentikan praktik tersebut dan mulai bertanggung jawab terhadap kewajiban yang telah ditetapkan.

“Saya peringatkan untuk yang menggunakan google fake segera berhenti. Belajarlah untuk bertanggung jawab dengan kewajiban yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan internal terhadap kinerja pegawai. Menurutnya, pengawasan yang ketat penting untuk menjaga kedisiplinan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Penerapan absensi berbasis digital sejatinya bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja ASN. Namun, sistem tersebut harus dibarengi dengan kejujuran masing-masing pegawai, dan apabila masih ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberlakukan sesuai aturan disiplin yang berlaku.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....