Bupati Sleman Imbau Masyarakat Antisipasi Cuaca Ekstrem

  • 28 Feb 2026 16:04 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Ini menyusul prediksi BMKG DIY yang menyebut musim penghujan masih akan terus terjadi hingga April 2026. Harda mengingatkan masyarakat, utamanya para petani untuk menghindari tanah lapang saat hujan petir.

“Peringatan bagi kita semua, pembelajaran bahwasanya pada saat cuaca buruk dan pada saat kita lagi di tanah lapang, di sawah untuk hati-hati. Segera kondur,” kata Harda beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Harda telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk memantau kondisi pohon perindang yang ada di Sleman. Dia juga meminta pemangkasan dilakukan pada pohon yang sudah tua dan terlalu tinggi untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang. Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan lingkungannya masing-masing.

“Kalau ada pohon-pohon yang rindang saya minta dipangkas supaya nanti tidak ada kejadian berkaitan dengan pohon-pohon tumbang,” ucap Harda.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtyas menyebut curah hujan diprediksi masih akan terjadi hingga April mendatang. Untuk itu, masyakarat diimbau untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dengan melakukan penyesuaian pola tanam. Antisipasi juga dilakukan di wilayah rawan banjir, tanah longsor dan angin kencang.

“Dengan melakukan tindakan mitigasi bencana meliputi membersihkan saluran-saluran air, memangkas dahan pohon, memastikan kekuatan baliho-baliho di jalan raya dan tindakan-tindakan mitigasi bencana lainnya,” ujar Reni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....