Awal 2026, Ratusan Ternak di Tuban Terjangkit PMK

  • 26 Feb 2026 13:05 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Tuban masih ditemukan hingga awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga 20 Februari 2026, jumlah kasus PMK tercatat mencapai 123 ekor ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasari, menyampaikan bahwa meskipun penanganan terus dilakukan, PMK belum sepenuhnya hilang.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 35 ekor ternak masih dalam kondisi sakit dan sedang menjalani pengobatan. Sementara itu, 83 ekor ternak dinyatakan sembuh, dan 5 ekor dilaporkan mati.

Menurut Pipin, laporan kematian ternak berasal dari masyarakat yang diteruskan oleh petugas lapangan. "Data ini selanjutnya akan kami masukkan ke dalam aplikasi pelaporan nasional e-signal sebagai bagian dari sistem monitoring dan pengendalian PMK," ujarnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Sebaran kasus PMK di Kabupaten Tuban didominasi oleh Kecamatan Semanding dengan 42 kasus, disusul Kecamatan Bancar sebanyak 40 kasus, Kecamatan Singgahan 18 kasus, Kecamatan Palang 11 kasus, serta Kecamatan Rengel 1 kasus.

Adapun hewan ternak yang hingga kini masih dinyatakan sakit paling banyak berada di Kecamatan Bancar dengan 26 ekor, kemudian Kecamatan Palang sebanyak 9 ekor, dan Kecamatan Rengel 1 ekor.

Selain itu, masih terdapat hewan ternak sakit di Kecamatan Singgahan sebanyak 3 ekor dan 2 ekor di Kecamatan Palang. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan pemotongan bersyarat (PSKS) akibat PMK.

Sementara itu, dari total 83 ekor ternak yang berhasil sembuh, sebanyak 42 ekor berasal dari Kecamatan Semanding, 15 ekor di Kecamatan Singgahan, 14 ekor di Kecamatan Bancar, 9 ekor di Kecamatan Grabagan, dan 3 ekor di Kecamatan Plumpang.

"Kami akan terus mengintensifkan pengawasan, pengobatan, serta edukasi kepada peternak guna menekan penyebaran PMK dan menjaga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Tuban," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....