Keterbatasan Armada Pengangkut Jadi Tantangan Pengelolaan Sampah di Pohuwato

  • 22 Feb 2026 20:25 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Keterbatasan kendaraan pengangkut sampah menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Pohuwato, Minggu 22 Februari 2026. Minimnya armada membuat proses pengumpulan sampah belum berjalan maksimal. Kondisi ini semakin terasa karena wilayah Pohuwato memiliki cakupan yang cukup luas.

Kepala Bidang Penataan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Pohuwato, Yustinata Buluatie menyebut, saat ini pemerintah daerah hanya memiliki beberapa kendaraan pengangkut. Dalam beberapa tahun terakhir, Pohuwato belum mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan anggaran untuk melakukan pengadaan armada secara mandiri.

"Untuk sarpras, kami memang sangat minim. Dari sekian timbulan sampah Pohuwato, kami hanya didukung armada sebanyak empat truk pengangkut residu, dan selebihnya kenderaan roda tiga pengadaan sejak tahun 2013 atau 2014. Beberapa tahun terakhir ini kami memang belum mendapatkan DAK LH, sehingga dari sisi keuangan kami sangat terbatas," kata Yustinata.

Timbulan sampah di Pohuwato terbilang cukup besar. Setiap tahun totalnya bisa mencapai 64,07 ton, dengan sekitar 34,49 ton atau 53,84 persen masih terbuang ke lingkungan sekitar. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah.

Dari sisi tempat pemrosesan akhir (TPA), Pohuwato tidak mengalami kendala berarti. Kapasitas TPA yang ada saat ini masih mampu menampung sampah untuk beberapa tahun ke depan. Namun, peningkatan armada pengangkut tetap menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.

"Kami memang sudah berusaha bisa mendapatkan support dengan mengajukan usulan bantuan dari perbankan maupun BUMN, namun hingga kini kami masih menunggu respon. Terlepas dari itu, masalah penangana sampah ini penting adanya kesadaran di masyarakat," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....