Distribusi Logistik Papua Pegunungan Terancam akibat Longsor
- 12 Feb 2026 14:59 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Longsor menutup ruas Trans Papua Jayapura–Wamena dan mengganggu distribusi logistik. Jalur ini menjadi akses utama mobilisasi barang ke Papua Pegunungan.
Sebanyak 103 kendaraan dilaporkan terjebak akibat material longsor. Mayoritas kendaraan merupakan truk pengangkut barang kebutuhan pokok.
PPK KPBU Jalan Trans Papua Jayapura–Wamena Febryan Nurdiansyah mengatakan, 92 kendaraan yang terjebak adalah truk. Sisanya merupakan mobil lajuran.
“Total 103 kendaraan terjebak akibat longsor. Sebanyak 92 unit merupakan truk pengangkut barang," katanya, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan, 93 kendaraan telah berhasil dievakuasi setelah tiga hari penanganan. Saat ini tersisa 10 kendaraan yang belum dapat dievakuasi.
Menurut Febryan, kendaraan yang belum dievakuasi mengalami kerusakan cukup berat. Evakuasi membutuhkan dukungan alat berat tambahan.
BBPJN Papua–Papua Pegunungan bersama PT Hutama Karya terus melakukan penanganan. Pembersihan material dan pemulihan akses dilakukan bertahap.
Dari hasil pengecekan, terdapat 27 titik longsor yang menutup badan jalan. Sebanyak 23 titik telah ditangani dan sebagian jalur kembali bisa dilalui.
Febryan menegaskan Trans Papua Jayapura–Wamena merupakan jalur strategis distribusi barang. Gangguan akses berdampak pada pasokan logistik wilayah pegunungan.
“Kami berupaya maksimal agar jalan segera beroperasi. Distribusi logistik harus kembali lancar," ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....