Reses Andy Suhary, Warga Soroti Jalan dan Buaya

  • 11 Feb 2026 12:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Mukomuko – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H. Andy Suhary, S.E., M.Pd, melaksanakan reses masa sidang 1 tahun 2026 di Desa Pasar Sebelah, Kabupaten Mukomuko, Rabu 11 Februari 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Dalam pertemuan itu, infrastruktur menjadi sorotan utama. Warga mengeluhkan kondisi jalan nasional yang melintasi Desa Pasar Sebelah yang dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Meski telah beberapa kali dilakukan perbaikan tambal sulam, kerusakan kerap kembali terjadi.

“Jalan ini jalur utama aktivitas warga. Kalau berlubang dan rusak, tentu sangat mengganggu dan berbahaya,” ujar salah seorang warga.

Selain jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan desa dengan wilayah seberang sungai, pusat aktivitas ekonomi warga. Saat ini, jembatan yang ada masih berbahan kayu dan dianggap rawan serta tidak layak untuk jangka panjang.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat membantu mendorong realisasi pembangunan jembatan tersebut, meski kewenangannya berada di tingkat Pemerintah Kabupaten Mukomuko.

Tak hanya soal infrastruktur, keamanan warga turut menjadi perhatian. Masyarakat mengaku resah dengan meningkatnya kemunculan buaya di sungai sekitar desa. Bahkan, baru-baru ini terjadi insiden warga diterkam buaya di Desa Pelokan.

Warga meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan terhadap keberadaan buaya demi keselamatan masyarakat.

Di sektor ekonomi, warga juga mengusulkan bantuan bibit sapi guna mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga di Desa Pasar Sebelah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andy Suhary yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Bengkulu, menyatakan seluruh usulan akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Reses ini menjadi ruang penting bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....