Saatnya Pers Jadikan Digitalisasi sebagai Tantangan dan Peluang

  • 10 Feb 2026 21:33 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Hari Pers Nasional ke-80 tahun merupakan momentum dimana saatnya insan pers menjadikan digitalisasi modern sebagai tantangan maupun peluang. Hal ini disampaikan oleh Bambang Iswahyoedhi, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya dalam Program Dialog Interaktif ‘Kediri Menyapa Pagi’, Selasa, 10 Februari 2026.

“Perkembangan teknologi tidak dipungkiri telah mengubah banyak hal termasuk cara memproduksi karya jurnalistik maupun cara masyarakat mengonsumsi informasi. Hal ini menjadikan pentingnya insan pers mengasah skill yang dibutuhkan seperti membaca algoritma, editing foto, memproduksi podcast, TikTok, dan banyak lagi,” kata Bambang, sapaan akrabnya.

Menurut pria berkacamata ini, inovasi bagi para wartawan dan cara berinteraksi dengan audience dalam penyajian berita sangatlah penting di era digital. “Jika tidak ingin tertinggal dengan media sosial, maka adaptasi penting untuk dilakukan mulai dari manajemen perusahaan media, analisis data, strategi marketing, sampai dengan branding,” ujar Bambang.

Hari Pers Nasional tahun 2026 yang bertepatan pula dengan kelahiran PWI pada 10 Februari 1946 mengusung tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa kuat’. Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi modern dan ketatnya persaingan industri media, ekosistem pers yang bermartabat dan jurnalisme berdaulat sangat diharapkan untuk dapat terwujud.

“Pers merupakan pilar demokrasi yang juga berkewajiban mendukung kemandirian perekonomian bangsa. Realistis jika income yang diperoleh melalui bisnis digital berkelanjutan turut melatarbelakangi gebrakan dan pemanfaatan multiplatform sebagai perwujudan dari inovasi insan pers. Yang terpenting tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik” ucap Bambang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....