Harga Emas di Banda Aceh Kembali Turun
- 10 Feb 2026 21:32 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Harga emas per mayam di Banda Aceh mengalami penurunan yang dipicu oleh melemahnya harga emas dunia. Tekanan tersebut berasal dari sentimen pasar global, di mana sejumlah investor memilih mencairkan keuntungan atau profit taking setelah harga emas sempat berada di level tinggi. Aksi jual investor di pasar internasional ini membuat harga emas tertekan dan berdampak langsung pada harga emas per mayam di Banda Aceh.
Pantauan di sejumlah toko emas di Banda Aceh, Selasa,10 Februari 2026, menunjukkan harga emas per mayam turun dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Harga emas hari ini turun sebesar Rp50.000 per mayam. Dengan penurunan tersebut, harga emas kini dijual Rp8.950.000 per mayam, dari sebelumnya Rp9.000.000 per mayam pada Senin, 9 Februari 2026. Penurunan ini terjadi relatif seragam di hampir seluruh pusat penjualan emas, baik untuk emas murni maupun perhiasan.
“Harga emas hari ini Rp8.950.000 per mayam,dari sebelumnya di harga Rp9.000.000 per mayam. Harga emas ini bisa berubah sewaktu-waktu,” ujar salah seorang pedagang emas di Banda Aceh.
Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per mayam, tergantung tingkat kerumitan perhiasan.
Para pedagang emas menyebutkan, fluktuasi harga emas lokal sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia. Ketika terjadi aksi jual besar-besaran di pasar global, dampaknya cepat terasa hingga ke daerah, termasuk Aceh, meskipun permintaan masyarakat relatif stabil.
Penurunan harga ini justru menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin membeli emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Mereka memperkirakan harga emas masih akan bergerak fluktuatif seiring dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter negara-negara besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....