Bapanas dan Satgas Saber Pantau Harga Jelang Ramadan
- 10 Feb 2026 12:49 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan – Badan Pangan Nasional bersama Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan melakukan pengawasan terpadu harga dan ketersediaan pangan di pasar tradisional Barek Motor serta swalayan WS di Kabupaten Bintan. Pengawasan ini dilakukan pada Selasa, 10 Februari 2026, untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, mengatakan pengawasan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut mandat dari Satgas Saber Pangan yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional. Kegiatan ini melibatkan Satreskrim Polres Bintan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau, Disperindag, petugas pencatat SP2KP, serta Perum Bulog sebagai BUMN Pangan.
“Dari pantauan di lapangan, secara umum 10 komoditas pangan yang menjadi fokus pengawasan tersedia dengan harga yang masih terjangkau,” kata Nita.
Ia menyebutkan, terdapat beberapa komoditas yang masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), khususnya cabai rawit dan cabai merah. Namun kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kepulauan Riau, melainkan juga di sebagian besar wilayah Indonesia akibat faktor cuaca yang memengaruhi pasokan.
“Tadi kami lihat harga cabai sudah mulai turun dibandingkan pekan lalu, berada di kisaran Rp78 ribu per kilogram. Untuk komoditas lain seperti telur ayam ras, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih relatif stabil,” ujarnya.
Nita merinci komoditas yang dipantau Satgas Saber Pangan meliputi beras, jagung pipilan untuk pakan ternak, kedelai, dan minyak goreng. Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, daging sapi, daging ayam ras, serta telur ayam.
Ia menjelaskan, untuk beras SPHP di wilayah Kepulauan Riau yang masuk zona 2, harga eceran tertinggi ditetapkan Rp13.100 per kilogram. Dari hasil pantauan, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual sekitar Rp63 ribu, sedangkan beras premium di kisaran Rp77 ribu per 5 kilogram dan masih sesuai harga acuan.
“Insyaallah, dengan kondisi ini masyarakat bisa memasuki Ramadan dengan lebih tenang karena pasokan pangan terjaga dan harga relatif terkendali,” kata Nita mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....