DLH Sleman Siapkan Skema Pengelolaan Sampah MBG
- 08 Feb 2026 20:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman telah menyiapkan skema pengelolaan sampah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seiring dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala DLH Sleman, Sugeng Riyanta mengatakan sampah yang dihasilkan dari kegiatan MBG terbagi menjadi dua jenis, yakni limbah cair dan limbah padat. Ia menjelaskan, khusus untuk limbah padat, pihanya telah melakukan komunikasi dan koordinasi agar SPPG terkait melakukan pemilahan sampah.
“Langkah pertama adalah pemilahan di masing-masing SPPG, dibedakan antara sampah organik dan anorganik,” katanya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Sampah organik diharapkan dapat ditangani langsung di lokasi SPPG. Sugeng berharap pihak SPPG dapat mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti pakan ternak atau budidaya maggot.
Sementara itu, untuk sampah anorganik akan dilayani dan diolah lebih lanjut melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dimiliki Kabupaten Sleman. “Kemudian yang anorganik bisa kita layani untuk nanti kita olah di TPST,” ucapnya.
Sugeng menyebut saat ini terdapat tiga TPST yang siap berkontribusi dalam pengelolaan sampah MBG. TigaTPST yakni berada di Kalurahan Tamanmartani Kapanewon Kalasan, Kalurahan Sendangsari Kapanewon Minggir; serta Kalurahan Donokerto Kapanewon Turi.
Pihaknya berharap melalui sistem pemilahan dan pengolahan tersebut, sampah dari program MBG dapat dikelola secara optimal dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan di kemudian hari.
Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah se-DIY terkait sentralisasi pengelolaan sampah, yang mengharuskan masing-masing kabupaten/kota mengelola sampahnya sendiri setelah TPA Piyungan ditutup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....