Muba Catat Penurunan Kemiskinan Signifikan
- 07 Feb 2026 21:31 WIB
- Palembang
RRI. CO.ID, Muba - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat penurunan angka kemiskinan hingga satu digit pada 2025. Capaian tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan di Griya Agung Palembang, Kamis 5 Februari 2026.
Rapat koordinasi mempertemukan pemerintah provinsi dengan seluruh kepala daerah kabupaten dan kota. Forum ini bertujuan menyelaraskan kebijakan pengentasan kemiskinan berbasis data dan kondisi riil daerah.
Bupati Musi Banyuasin, M Toha Tohet menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen Pemkab Muba mendukung agenda pengentasan kemiskinan provinsi.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memimpin rapat bersama Wakil Gubernur Cik Ujang. Rapat juga dihadiri Kepala BPS Sumsel serta seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan.
Kepala BPS RI menyampaikan ekonomi nasional 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut mencerminkan stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Kepala BPS Sumsel Muhammad Wahyu Yulianto melaporkan kemiskinan Sumsel turun menjadi 9,85 persen. Jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 21,4 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya.
Ia juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,35 persen sepanjang 2025. Capaian tersebut menempatkan Sumsel sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sumatera.
Gubernur Herman Deru menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh daerah. “Data ini menunjukkan kontribusi nyata kabupaten dan kota terhadap kinerja provinsi,” ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan pembangunan daerah berpengaruh langsung terhadap capaian nasional. Ketersediaan data akurat dinilai penting dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.
BPS Sumsel mengajak pemerintah daerah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sensus tersebut menjadi dasar penting perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi.
Bupati Muba M Toha Tohet menyampaikan kemiskinan Muba turun signifikan pada 2025. Angka kemiskinan Muba turun dari 12,88 persen menjadi 9,97 persen.
Ia menyebut penurunan tersebut hasil konsistensi program intervensi berkelanjutan pemerintah daerah. “Program kami fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan kelompok rentan,” katanya.
Pemkab Muba menjalankan stabilisasi harga, bantuan sosial, serta peningkatan pendapatan masyarakat. Upaya tersebut diperkuat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan dasar.
Bupati Muba juga menandatangani komitmen mendukung Sensus Ekonomi 2026. Pemkab Muba menyatakan siap mendukung pendataan ekonomi hingga tingkat paling bawah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....