Eksodus Relawan Jokowi Gabung PSI Semakin Masif

  • 06 Feb 2026 20:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta: Eksodus relawan Jokowi ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah kian masif. Tren eksodus relawan terjadi sejak Kongres di Solo beberapa waktu lalu, dan diperkuat pernyataan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan siap bekerja keras untuk membesarkan PSI.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jateng Antonius Yogo Prabowo mengakui, gelombang dukungan terhadap PSI Jateng semakin menguat. Sejumlah elemen relawan loyalis Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi mulai menyatakan bergabung dengan partai berlambang gajah itu. 

"Saya sudah komunikasi dengan ketua-ketua relawan yang menyatakan siap bergabung dengan PSI, karena arahnya bapak (Jokowi) semakin jelas," ucap Yogo dijumpai wartawan di GOR Manahan, Solo, Jumat 6 Februari 2026.

Baca juga: Turnamen Badminton Gajah Cup Perkuat Ekosistem Solo Sport Tourism 

Menurutnya, arah dukungan para relawan kini semakin jelas seiring dengan penegasan posisi politik Jokowi terhadap PSI. Yogo menyebutkan sejumlah nama besar organisasi relawan yang kini telah bersinergi dengan struktur PSI di berbagai wilayah Jawa Tengah. 

Di antaranya; Alap-Alap Jokowi, Relawan Plat K, Semut Ireng, Relawan Bahri dan Alas Ruban (Wilayah Jawa Tengah bagian Barat), kemudian Bala Gibran dan Gibranku. 

"Mereka sudah join ke kami. Saat ini kami sedang menata struktur bersama-sama, memasukkan teman-teman relawan ke dalam bagian struktur partai, hingga melakukan mapping tokoh-tokoh potensial untuk maju dalam pemilihan legislatif mendatang," ujar Yogo.

Yogo menjelaskan bahwa tren kepindahan massal atau eksodus para relawan ini mulai terlihat sejak Kongres di Solo. Momentum tersebut semakin diperkuat oleh pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan siap bekerja keras dan turun langsung mendampingi PSI.

"Ditambah lagi pidato Bapak (Jokowi) di Makassar yang lebih menggelegar. Beliau menyatakan akan habis-habisan dan mati-matian mendampingi kader serta struktur PSI hingga tingkat kecamatan. Hal ini memantapkan langkah teman-teman relawan untuk satu komando ke PSI," kata dia menegaskan.

Menghadapi kontestasi politik di wilayah yang dikenal sebagai "Kandang Banteng" (basis kuat PDI-P), PSI Jateng telah memetakan kekuatan elektoral di 35 kabupaten/kota. 

Baca juga: Sosok 'J' Dewan Pembina PSI Diumumkan di Rakernas 

Yogo menegaskan bahwa PSI sangat terbuka bagi siapa saja yang memiliki DNA yang sama, baik itu mantan kader partai lain maupun tokoh masyarakat. 

Menariknya, Yogo membocorkan bahwa ada sejumlah mantan kepala daerah yang sudah berkomunikasi untuk bergabung.

"Banyak tokoh yang masuk, mulai dari influencer, selebgram, pensiunan birokrat, hingga eks kepala daerah. Untuk eks kepala daerah, jumlahnya ganjil, antara 1, 3, atau 5. Tunggu tanggal mainnya, akan segera kami rilis," ucap Yogo dengan nada optimis.

Dengan bergabungnya kekuatan relawan dan tokoh-tokoh lokal, PSI Jateng optimis dapat memecah telur di DPR RI (Senayan) serta menambah perolehan kursi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Kami belajar dari dua kali kontestasi sebelumnya. Evaluasi sudah dilakukan, dan sekarang saatnya bekerja secara elektoral. Kami membuka pintu selebar-lebarnya karena PSI adalah partai yang super terbuka," kata dia. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....