Puluhan Ribu Ternak Riau Disasar Vaksin PMK

  • 06 Feb 2026 17:06 WIB
  •  Pekanbaru

RRi.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau terus memperkuat upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Setelah menuntaskan vaksinasi puluhan ribu ternak pada 2025, tahun ini target vaksinasi kembali ditingkatkan.

Kepala DPKH Riau, Mimi Yuliani Nazir, menyampaikan sepanjang 2025 lalu pihaknya telah melaksanakan vaksinasi PMK terhadap 39.513 ekor ternak yang tersebar di 12 kabupaten/kota serta satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Provinsi Riau. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menekan penyebaran PMK di wilayah Riau.

“Pada 2025 kita sudah memvaksin 39.513 ternak. Tahun ini targetnya naik menjadi 44.700 ternak,” ujar Mimi, Jumat 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, vaksinasi PMK tahun lalu menjangkau hampir seluruh wilayah sentra peternakan di Riau. Kabupaten Kampar menjadi daerah dengan jumlah ternak tervaksin terbanyak, disusul Rokan Hulu dan Indragiri Hulu. Selain itu, vaksinasi juga dilakukan di Kota Pekanbaru, Dumai, serta kabupaten lainnya seperti Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti.

Selain program vaksinasi, DPKH Riau juga mencatat masih ditemukannya kasus PMK sepanjang 2025. Total terdapat 304 kasus PMK yang dilaporkan terjadi di delapan kabupaten/kota.

“Kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 143 kasus,” kata Mimi.

Daerah lain yang juga melaporkan kasus PMK antara lain Kabupaten Siak sebanyak 65 kasus, Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing 25 kasus, serta Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 19 kasus. Sementara itu, Kabupaten Kampar tercatat sembilan kasus, Pelalawan enam kasus, Kuantan Singingi dan Bengkalis masing-masing lima kasus, serta Rokan Hilir satu kasus.

Mimi menambahkan, dari ratusan ternak yang terjangkit PMK tersebut, hanya satu ekor ternak yang dilaporkan mati, yakni di Kota Dumai.

Dengan peningkatan target vaksinasi tahun ini, DPKH Riau berharap tingkat kekebalan ternak terhadap PMK semakin meningkat, sehingga dapat melindungi populasi ternak sekaligus menjaga ketahanan pangan dan ekonomi peternak di Provinsi Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....