Jelang Ramadan, Pemkab Tuban Sidak Harga Bapok

  • 06 Feb 2026 13:49 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Menjelang bulan Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Tuban meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gejolak harga kebutuhan pokok. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar melalui inspeksi mendadak yang dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 4–5 Februari 2026.

Kegiatan pengawasan ini dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tuban bersama Satuan Tugas Pangan. Fokus utama inspeksi adalah memastikan harga tetap terkendali serta menjamin ketersediaan bahan pokok penting di tingkat pedagang, khususnya menjelang meningkatnya permintaan masyarakat saat Ramadan.

Sejumlah pasar tradisional di wilayah Tuban menjadi lokasi pemantauan, antara lain Pasar Baru Tuban, Pasar Tambakboyo, Pasar Bulu Bancar, Pasar Plumpang, Pasar Rengel, Pasar Beji Jenu, Pasar Merakurak, serta Pasar Karangagung Palang.

Komoditas yang menjadi perhatian meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai, serta bawang merah dan bawang putih. Selain mencatat harga jual, petugas juga menelusuri kelancaran distribusi serta kondisi stok di lapak-lapak pedagang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tuban, Agus Wijaya, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan. Menurutnya, kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan harga tetap terjangkau dan pasokan aman, sehingga masyarakat tidak terbebani lonjakan harga,” ujar Agus, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, menjaga stabilitas harga sangat berpengaruh terhadap daya beli warga, terutama kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Lonjakan harga bahan pokok berpotensi menekan konsumsi rumah tangga dan memperbesar risiko kerentanan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi juga beririsan langsung dengan program pengurangan kemiskinan di Kabupaten Tuban. Ketika harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan, beban pengeluaran harian masyarakat dapat ditekan dan kesejahteraan relatif lebih terjaga.

Selain memantau harga, tim juga memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak melakukan praktik penimbunan barang. "Kami telah menyiapkan langkah antisipatif dengan memperkuat koordinasi bersama Bulog, termasuk kemungkinan pelaksanaan operasi pasar apabila ditemukan indikasi kelangkaan," ujar Agus.

Melalui langkah ini, Pemkab Tuban berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Ramadan. Masyarakat juga diajak untuk berbelanja secara bijak serta aktif melaporkan apabila menemukan lonjakan harga yang tidak wajar atau kesulitan memperoleh bahan pokok di pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....