Pemkot Prabumulih Kembangkan Batik Cap Nanas dengan Pelatihan

  • 04 Feb 2026 09:24 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Prabumulih - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih membuka Pelatihan Batik Cap Motif Nanas Kota Prabumulih, Selasa, 3 Januari 2026. Pelatihan yang digelar di Gedung Kesenian bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku usaha serta mendorong pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal dengan menghadirkan Motif Nanas sebagai ciri khas daerah.

"Kita berharap agar kedepan bisa berkembang, karena selama ini kita belum ada batik baru ada songket dan kain jumputan. Dengan ada pelatihan ini kedepan diharapkan ada batik nanas khas Prabumulih," ungkap Ketua Dekranasda Prabumulih, Linda Apriana.

Menurut Linda, pelatihan diselenggarakan selama lima hari itu secara langsung mendatangkan pelatih dari Pekalongan. “Dengan peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak belasan warga Prabumulih,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Pemerintah kota Prabumulih, Amilton, berharap, adanya pelatihan batik cap dapat meningkatkan ekonomi kreatif di tengah masyarakat kota Prabumulih. “Pemerintah daerah mengapresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan pelestarian budaya batik daerah,” ungkap Amilton usai membuka pelatihan.

Melalui pelatihan batik cap ini, para peserta diharapkan mampu menghasilkan produk batik bermotif nanas yang berkualitas, bernilai jual tinggi, serta mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Prabumulih.

“Sebagai salah satu upaya dalam melestarikan Nanas sebagai Ikon, identitas dan kekayaan Alam Kota Prabumulih. Maka Kota Prabumulih bermaksud untuk mengembangkan Wastra Batik dengan bentuk Motif Nana Sebagai ciri khas Kota Prabumulih dengan Harga yang terjangkau di Semua Kalangan Masyarakat,” sambungnya.

Dengan ini Pemerintah Kota Prabumulih berharap kepada seluruh masyarakat baik negeri atau swasta dapat turut serta dalam melestarikan kain batik motif nanas khas Kota Prabumulih. "Semoga kerjasama berkelanjutan dan pelatihan dapat terus dilakukan sehingga memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat kota Prabumulih," kata Amilton mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....